IHSG Tembus Level Baru, Saham Bank Papan Atas Ini Jadi Penopang Utama
JAKARTA, Investortrust.id – Lompatan harga saham sektor perbankan, khususnya saham bank kapitalisasi pasar besar, menjadi faktor utama penopang indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/9/2023), ditutup tembus level 7.011.
Berdasarkan data BEI, saham sektor keuangan 1,05% sepanjang hari ini. Penguatan saham sektor ini didukung kenaikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 0,83% menjadi Rp 9.150, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 1,25% menjadi Rp 6.075, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 1,32% menjadi Rp 9.575. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup stagnan level Rp 5.375.
Baca Juga
Top! IHSG Akhirnya Tembus Level 7.011, Tertinggi Dalam 10 Bulan
Tak hanya itu, empat saham bank kapitalisasi pasar teratas ini tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi lima terbesar hari ini. Sedangkan transaksi saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menempati urutan teratas.
Sebaliknya sejumlah saham bank digital ini ditutup anjlok, seperti PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), PT Bank Jago Tbk (ARTO). Hanya saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) yang berhasil naik 1,25% menjadi Rp 324.
Baca Juga
Hari ini, penguatan IHSG ke level tertinggi baru dalam 10 bulan terakhir didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor saham konsumer primer 1,22%,sektor transportasi 0,96%, sektor konsumer non primer 0,56%, dan sektor teknologi 0,52%.
Sebaliknya sektor saham yang mencatatkan pelemahan terdiri atas saham sektor material dasar terkoreksi 0,32%, sektor Kesehatan 0,29%, sektor energi 0,04%, dan sektor infrastruktur 0,17%.
