Ditopang Big Bank dan 8 Saham ARA, IHSG Akhirnya Ditutup Melesat ke 7.005
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (10/7/2025) berhasil ditutup melesat hingga lampaui level 7.000. IHSG melesat sebanyak 61,45 poin (0,88%) menjadi 7.005. Penguatan ditopang lompatan saham emiten big bank dan saham pendarang baru.
Kenaikan tertinggi dari kategori saham big bank dicatatkan BBRI dengan kenaikan 5,16% menjadi Rp 3.870, BMRI naik 2,34% menjadi Rp 4.820, BBNI naik 2,75% menjadi Rp 4.110, BBCA naik 1,18% menjadi Rp 8.600. Kenaikan indeks juga didorong saham BREN dengan penguatan 2,09% menjadi Rp 6.100.
Baca Juga
Ekspor Sawit Indonesia Terancam Anjlok Imbas Tarif Impor 32% dari AS
Sektor utama penopang kenaikan indeks datang dari penguatan saham sektor keuangann 1,86%, sektor energi sebanyak 1,64%, saham infrastruktur 1,84%, saham sektor material dasar naik 0,45%, sektor property 0,31%, sektor industry 0,27%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer 0,76% dan sektor kesehatan 0,02%.
Di tengah kenaikan IHSG ini, sebanyak delapan saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) yang didominasi saham pendaptan baru. Saham PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) naik 34,38% menjadi Rp 172, PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) naik 34,38% menjadi Rp 172, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 34,81% menjadi Rp 182, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 34,48% menjadi Rp 117.
ARA juga melanda saham PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) naik 24,80% menjadi Rp 312, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menguat 25% menjadi Rp 320, dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) naik 24,91% menjadi Rp 1.755. ARA juga dicatatkan saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) dengan kenaikan 24,83% menjadi Rp 372. Sebaliknya penurunan dalam melanda saham PMUI sebanyak 15% menjadi Rp 153, ASPR sebanyak 15% menjadi Rp 119, MFIN turun 14,82% menjadi Rp 1.665, NICE turun 12,17% menjadi Rp 505, dan INPS melemah 11,03% menjadi Rp 129.
Baca Juga
Trimitra Trans (BLOG) Kebut Ekspansi Usai IPO Saham: Fokus Gudang & Armada Jenis Ini
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 39,53 poin (0,57%) menjadi 6.943 dengan pemodal asing kembali melancarkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 367,14 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI Rp 228,06 miliar dan BBCA Rp 194,88 miliar.
Kenaikan indeks hari ini didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 1,41%, sektor konsumer non primer 1,13%, sektor infrastruktur 1,01%, sektor property 2,02%, sektor kesehatan 1,26%, dan sektor keuangan 0,40%. Satu-satunya sektor saham dengan penurunan adalah teknologi mencapai 0,29%.
Di tengah berlanjutnya penguatan indeks, tiga saham pendapatan baru ini berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 35% menjadi Rp 135, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 34,74% menjadi Rp 256, dan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) yang listing kemarin kembali ARA 24,89% menjadi Rp 1.405.

