Transaksi Saham MAP Boga (MAPB) Dibuka Kembali, Penguatan Berlanju?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali (unsuspensi) perdagangan saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) mulai sesi I hari Kamis, 3 Juli 2025. Suspensi sebelumnya dilakukan setelah harga saham MAPB mengalami lonjakan tajam dalam beberapa waktu terakhir.
“Suspensi atas perdagangan saham MAPB di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai 3 Juli 2025,” tulis pengumuman BEI, Kamis (3/7/2025).
Baca Juga
MAP Boga (MAPB) Targetkan Buka 40 Gerai Starbucks di 2025, Fokus di Wilayah Ini
Saham MAPB sebelumnya dihentikan sementara karena melonjak lebih dari 30% dalam sebulan terakhir dan mencatat kenaikan lebih dari 63% sejak awal tahun (year to date/YtD).
MAPB, yang merupakan pengelola merek Starbucks Indonesia dan anak usaha dari PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), tetap melanjutkan ekspansi meski dalam skala lebih kecil. Tahun ini, MAPB menargetkan pembukaan 40 gerai baru, lebih rendah dari rata-rata 70–80 gerai per tahun yang biasa dilakukan sebelumnya.
“Dulu kami bisa bangun hingga 80 gerai setahun. Tahun ini, targetnya hanya sekitar 40 gerai,” kata Anthony McEvoy, Direktur Utama MAPB dan CEO Starbucks Indonesia.
Baca Juga
Fast Food Indonesia (FAST) Kantongi Rp 54,44 Miliar dari Penjualan Saham Anak Usaha
Fokus ekspansi akan dilakukan di wilayah Jakarta, Bali, Lombok, dan sebagian Batam, dengan pendekatan yang lebih selektif dan berkelanjutan. MAPB tidak merinci besaran belanja modal (capex) tahun ini.
Pada semester I-2025, MAPB telah membuka 11 gerai baru, namun juga menutup 16 gerai yang mayoritas berada di kota-kota tier dua. Penutupan dilakukan karena penurunan trafik pengunjung dan dampak dari sentimen boikot terhadap produk global. “Keputusan kami ambil dengan cepat karena tantangan saat ini menuntut efisiensi dan ketegasan,” ungkap Anthony.

