IHSG Uji Support 6.730 Hari Ini, Dua Saham Ini Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/6/2025), diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.730-7.000. Saham pilihan BRPT dan SSIA layak dicermati hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, pelemahan indeks kemarin mengisi gap up sebelumnya. Penurunan ini membuka peluang uji area support selanjutnya level 6,730. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi perkembangan konflik geopolitik, pergerakan harga komoditas, serta arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.
Baca Juga
Bank Sentral AS Mau Longgarkan Aturan Modal Bank, tapi Dua Gubernur The Fed Menentang
Laju bursa saham juga akan dipengaruhi pergerakan bursa saham dunia, seperti penurunan Dow Jones sebanyak 0,25%, S&P500 turun tipis, sebaliknya Nasdaq menguat 0,31%. Bursa saham Eropa juga ditutup cenderung melemah.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danarekssa Sekuritas merekomendasikan beli saham BRPT dengan target harga Rp 1.630-1.740 dan SSIA dengan target harga Rp 1.615-1.670. Sebaliknya saham MDKA dan INDY direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 37,03 poin (0,54%) menjadi 6.832 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 931,09 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 503,71 miliar, BMRI senilai Rp 358,30 miliar, dan PGEO bernilai Rp 58,37 miliar.
Baca Juga
Gencatan Senjata Iran-Israel Masih Rapuh, Harga Minyak Bergerak Naik
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seprti sektor material dasar turun 2,03%, sektor energi 1,77%, sektor property 1,33%, sektor consumer primer 1,14%, dan sektor keuangan 0,11%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, teknologi, consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Meski IHSG melamah akibat profit taking, empat saham justru ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) PT Mitra Pack Tbk (PTMP) naik 34,33% menjadi Rp 90, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 25% menjadi Rp 5.600, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 25% menjadi Rp 1.075, dan PT Master Print Tbk (PTMR) naik 24,67% menjadi Rp 374.

