Bagikan

IHSG Berpotensi Uji Support 7.500, Tiga Saham Dipimpin PTBA Direkomendasi Beli

JAKARTA, investortrust.idIndeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/3/2026), diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.500-7.762. Tiga saham pilihan direkomendasikan beli hari ini adalah PTBA, ITMG, dan NCKL.

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG berpotensi untuk kembali menguji support pentingnya pada psikologis 7,500. Pola pergerakan IHSG masih menyerupai dead cat bounce, sehingga apabila support psikologis 7.500 kembali ditembus, maka koreksi berpotensi berlanjut lebih dalam.

Pasar akan terus mencermati perkembangan konflik timur tengah yang berpengaruh terhadap harga komoditas sembari menungggu rilis beberapa data ekonomi domestik seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).

Baca Juga

Prabowo Gelar 5 Rapat di Akhir Pekan, Bahas Pendidikan, Geopolitik, hingga Lebaran

Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PTBA dengan target harga Rp 3.010-3.150, ITMG dengan target harga Rp 27.300-28.125, dan NCKL dengan target harga Rp 1.395-1.445.

Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan dalam sebanyak 649,79 poin (7,89%) menjadi 7.585,68 sepanjang pekan ini atau periode 2-6 Maret 2026. Kapitalisasi pasar menguap hingga Rp 1.161 triliun atau turun 7,33%.

Sebaliknya pemodal asing justru mempertahankan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 2,22 triliun pekan ini. Realisasi tersebut mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya senilai Rp 4,90 triliun.

Baca Juga

Seskab Teddy Ungkap Momen Hangat Silaturahmi Prabowo dengan Mantan Ajudan dan Pengawal

Data BEI mengungkap penekan utama indeks pekan ini datang dari pelemahan sejumlah saham big cap, seperti AMMN turun 19,93%, BBRI melemah 6,14%, TLKM sebanyak 9,89%, FILM 47,38%, BRMS sebanyak 17,53%, BRPT mencapai 21,86%, BMRI sebanyak 5,59%, dan ASII mencapai 8,24%.

Pelemahan indeks juga dipicu kejatuhan seluruh sektor saham di BEI pekan ini, seperti sektor consumer primer 14,73%, sektor transportasi melemah 12,05%, material dasar anjlok 11,46%, industry 11,09%, infrastruktur 9,32%, property 8,97%, teknologi 8,27%, dan sektor keuangan anjlok 5,46%.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024