BRI Danareksa: IHSG Cenderung Mixed, Beli Saham SMRA
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memperkirakan, laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan kembali menembus level 7.000 masih penuh tantangan. Dua isu yang menghambat laju IHSG adalah kuatnya tren profit taking dan nilai capital inflow yang masih tergolong moderat.
BRIDS juga memberi catatan dari sisi makro ekonomi yang bisa mempengaruhi aktivitas pasar Rabu (2/8) ini. “Pertumbuhan kredit pada bulan Juni tercatat melemah, namun dengan adanya ekspansi fiskal yang tinggi menjadikan jumlah uang beredar (M2) tetap stabil. “Target IHSG untuk dapat mencapai level 7,000 dinilai masih berat akibat adanya aksi profit taking dan total inflow yang moderat,” demikian catatan riset BRIDS yang diterima pagi ini.
Menurut BRIDS, secara teknikal IHSG mengalami koreksi, sehingga rentang pergerakan cenderung tertahan pada resisten 6.900-6.970. “Koreksi masih bersifat wajar dan bersifat sementara. Hari ini pergerakan IHSG diperkirakan bergerak mixed cenderung melemah dengan support terdekat di level 6.857,” demikian BRIDS.
Khusus saham yang layak dipantau, Danareksa memberi perhatian pada saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Menurut BRIDS, pemulihan industri properti berlanjut dengan biaya kredit untuk pembelian rumah cenderung menurun.
Tren ini berimplikasi positif bagi SMRA yang membukukan laba bersih sebesar Rp 242 miliar pada kuartal II/2023, atau naik sekitar 8% secara yoy. Diperkirakan, akumulasi laba bersih SMRA pada paruh pertama 1H23 menjadi Rp 602 miliar atau tumbuh sekitar 2% secara yoy.
Pencapaian kinerja SMRA tersebut setara 60% proyeksi laba bersih tahun 2023. “Sehingga analis kami merekomendasikan BUY untuk SMRA dengan target harga Rp 1.000 per saham,” demikian rekomendasi BRIDS.

