IHSG Cenderung Menguat, Dua Saham Ini Dijagokan BRI Danareksa Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/7/2024), berpotensi bergerak menuju area resisten selanjutnya 7.374. Peluang tersebut didukung penguatan indeks kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa trend bearish IHSG mulai melambat dan terbuka peluang penguata. Sedangkan support sementara yang perlu dipantau pemodal adalah 7.100.
Baca Juga
Ditopang Saham Teknologi ‘Megacap’, S&P 500 dan Nasdaq Tembus Rekor Tertinggi Baru
BRI Danareksa Sekuritas juga menjagokan saham BRMS dengan target harga Rp 159-170 dan saham MNCN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 350-384 untuk transaksi hari ini. Sedangkan saham DSNG direkomendasikan jual.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi pergerakan bervariasi bursa saham Wall Street semalam dengan penguatan melanda S&P500 sebanyak 0,51% dan Nasdaq menguat 0,88%. Sebaliknya Dow Jones ditutup turun tipis 0,061%.
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 71,62 poin (1,01%) menjadi 7.196,76. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 619,11 miliar.
Baca Juga
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 247,81 miliar, PT Sawir Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Rp 154,34 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 87,70 miliar.
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham ini, yaitu saham sektor industri naik 2,07%, sektor energi 1,48%, sektor material dasar 1,16%, sektor transportasi 1,60%, dan sektor infrastruktur 0,71%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan teknologi.
Sedangkan saham dengan penguatan terpesat sepanjang hari ini dibukukan saham PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) yang dikeluarkan dari papan pemantauan khusus (PPK) ini ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan 34,55% menjadi Rp 74.
Grafik IHSG
