Tak Perlu Khawatir! Panin Sekuritas Sebut Prospek Saham Bank Tetap Kuat, Ini Buktinya
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Panin Sekuritas Prama Nugraha mengungkapkan prospek saham masih tetap kuat, khususnya sektor perbankan sampai akhir tahun. Hal ini didukung tren penguatan ekonomi nasional dan peluang penurunan suku bunga global.
Sedangkan pergerakan saham menjelang lebaran diprediksi cenderung slowing down. “Pergerakan harga dan nilai transaksi saham menjelang lebara cenderung agak turun. Saat ini sudah mulai terlihat penurunan volume transaksi dan pergerakan indeks cenderung sideways,“ ungkap Prama Nugraha di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (1/4/2024).
Baca Juga
Net Sell Rp 1,51 Triliun, Asing Obral 4 Saham Bank Besar Ini
Namun, terang dia, prospek jangka panjang terlihat tren peningkatan didukung pertumbuhan ekonomi. Tren juga didukung faktor global, yaitu peluang terjadi penurunan suku bunga, sehingga industri-industri didorong untuk terus berkembang. “Kemudian bagaimana dari sisi politik sudah berjalan lancar,” jelasnya.
Sedangkan sektor saham yang layak dicermati, terang dia, saham-saham telekomunikasi, consumer goods, dan perbankan. “Kita yakin perbankan tetap bisa resilient ke depan. Pertumbuhan sejalan dengan kondisi dan prospek ekonomi nasional yang kuat,” teraengnya.
Baca Juga
Hari ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/4/2024), ditutup melemah 83,75 poin (1,15%) menjadi 7.205,06. Bahkan, IHSG sempat melemah nyaris 2% ke level 7.137,46 dan nilai transaksi saham mencapai Rp 10,26 triliun.
Penurunan utama berasal dari kejatuhan saham sektor keuangan sebanyak 2,70%, khususnya berasal dari saham-saham bank papan atas. Pemodal asing juga merealisasikan net sell saham Rp 1,51 triliun dengan melepas empat saham bank papan atas.

