Prospek Emiten Nikel Tak Sesuram Bayangan, Sekuritas Ini Ungkap Buktinya
JAKARTA, investortrust.id – Margin keuntungan emiten nikel domestik masih menggiurkan, meskipun harga komoditas tambang ini turun sepanjang tahun ini. Faktor pendoronya datang dari pengendalian cash cost.
Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan mengatakan, dengan harga nikel saat ini berada di kisaran US$ 17.600 per ton dan memperhitungkan cash cost, prospek kinerja keuangan dana saham emiten nikel masih menarik.
Baca Juga
Rancang Rights Issue, Harita Nickel (NCKL) Undang Strategic Investor dari Eropa
Bahkan prospek saham nikel tetap menarik, meskipun ada prediksi terjadi kelebih permintaan nikel dunia tahun 2024-2025 dan harga jual batu bara tergolong masih tinggi. “Massifnya cadangan sumber daya nikel bisa menekan biaya penambangan. Selain itu cash cost yang rendah didukung jarak tambang dan smelter relative pendek,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Berdasarkan perhitungan Sucor Sekuritas dengan harga NPI senilai US$ 11.800 per ton, perusahaan masih bisa mendapatkan margin senilai US$ 1.600 per ton. Sedangkan margin MHP masih bisa bertahan pada level US$ 6.000 per ton, dibandingkan harga nikel di LME saat ini.
Sucor Sekuritas memperkirakan konsumsi nikel dunia tahun ini diperkirakan naik menjadi 3,5 juta ton tahun ini, dibandingkan estimasi produksi refined nikel mencapai 3,66 juta ton. Sedangkan harga jual NPI turun US$ 12.500 per ton tahun ini dan diharapkan meningkat menjadi US$ 13.000 per ton tahun 2025.
“Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan pandangan positif terhadap saham nikel dengan risk reward masih atraktif,” tulisnya.
Baca Juga
Pandangan positif tersebut juga menggambarkan bahwa pasar terlalu berlebihan memandang pasar nikel global. Padahal, produsen nikel domestic masih berada dalam posisi menguntungkan di tengah penurunan harga nikel global didukung biaya penambangan paling murah.
Sedangkan saham NCKL menjadi pilihan teratas untuk sektor nikel didukung keberhasilan perseroan membukukan ROE dan margin paling tinggi di sektornya.
Prospek Saham Emiten Nikel
Sumber: Sucor Sekuritas

