BRI (BBRI) Tetapkan Dividen Rp 319 per Saham, Pemerintah Kebagian Rp 35,43 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memutuskan total dividen tahun buku 2023 senilai Rp 48,10 triliun atau terbesar sepanjang sejarah perseroan. Dividen tersebut setara dengan Rp 319 per saham. Adapun, pemerintah selaku pengendali akan kebagian dividen senilai Rp 35,43 triliun.
RUPST BBRI yang berlangsung di Jakarta, Jumat (1/3/3034), memutuskan dividen tersebut terdiri atas dividen interim yang telah dibagikan senilai Rp 12,67 triliun atau Rp 84 per saham ditambah dividen final Rp 35,43 triliun atau Rp 235 per saham.
Baca Juga
Dengan demikian, total dividen tahun buku 2023 senilai Rp 48,10 triliun atau Rp 319 per saham. Angka tersebut merefleksikan rasio dividen BRI tahun buku 2023 berkisar 80%. Berdasarkan penerima, pemerintah selaku pengendali mendapatkan dividen Rp 35,43 triliun dan sisanya pemegang saham public Rp 12,67 triliun.
Tahun lalu, BRI berhasil mencatatkan kinerja cemerlang dan bertumbuh secara berkelanjutan. Bahkan, laba bersih perseroan melesat hingga cetak rekor tertinggi baru senilai Rp 60,4 triliun.
Baca Juga
Direktur Utama BRI Sunarso sebelumnya menyebutkan, secara konsolidasian aset perseroan tumbuh 5,3% yoy menjadi sebesar Rp 1.965,0 triliun, dan membukukan laba sebesar Rp 60,4 triliun atau tumbuh 17,5% year on year (yoy).
“BRI sekali lagi membuktikan bahwa dengan strategic response yang tepat yang bisa mengubah tantangan menjadi kesempatan, kesulitan menjadi kemudahan, sehingga secara keseluruhan BRI menjadi semakin tangguh, kuat dan hebat,” terangnya.

