BRI (BBRI) Bagikan Dividen Interim Jumbo, Pemerintah Kebagian Rp 6,72 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menetapkan dividen interim tahun buku 2023 berkisar Rp 12,65-12,73 triliun. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 84 per saham.
Corporate Secretary BBRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, pembagian dividen interim ini sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui komisaris perseroan pada 15 Desember 2023.
Baca Juga
Trasformasi Digital Berhasil, Saham BRI (BBRI) Direkomendasikan Beli
“Perseroan menetapkan pembagian dividen interim sekurang-kurangnya Rp 12,65 triliun atau setinggi-tingginya Rp 12,73 triliun. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 84 per saham,” tulisnya dalam pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2023).
Dividen tersebut rencananya dibagikan kepada pemegang saham pada 18 Januari 2024. Sedangkan cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi ditetapkan pada 29 Desember 2023.
Baca Juga
Rayakan HUT ke-128 Tahun, Ini Sederet Fakta Penting tentang BRI
Pembagian dividen tersebut didasarkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk BBRI senilai Rp 43,99 triliun hingga akhir September 2023. Sedangkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunannya mencapai Rp 207,24 triliun. Perseroan juga mencatatkan total ekuitas senilai Rp 311,53 triliun.
Sedangkan pemerinta Republik Indonesia selaku pemegang 53,187% saham BBRI akan kebagian dividen interim terbanyak mencapai Rp 6,72 triliun dan sisanya diterima pemegang saham publik.

