Dian Swastatika (DSSA) Sukses Raih Peringkat ke-119 di Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025 dengan peringkat ke-119 dari 500 perusahaan. Pencapaian ini menegaskan peran DSSA sebagai salah satu perusahaan dengan kinerja dan daya saing terbaik di Asia Tenggara.
Pemeringkatan ini disusun oleh Fortune dengan menilai kinerja perusahaan-perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2024. Daftar ini mencerminkan peran strategis perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan dan memperkuat posisinya di tengah pergeseran global rantai pasok dan peningkatan investasi di sektor energi, industri, serta teknologi.
Baca Juga
“Masuknya DSSA dalam peringkat 500 besar Asia Tenggara menunjukkan kemampuannya dalam menjaga kinerja di tengah dinamika global serta membuktikan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing di tingkat regional. Ini sejalan dengan visi DSSA untuk menjadi perusahaan terkemuka yang memberikan solusi energi dan infrastruktur digital yang berdaya saing tinggi serta berkelanjutan,” ujar Marissa Anugrah, Head of Corporate Communications Dian Swastatika (DSSA) di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Sebagai perusahaan publik yang memiliki rekam jejak kuat di sektor energi dan infrastruktur, DSSA menjalankan berbagai lini bisnis strategis. Dalam laporan kinerja kuartal I/2025, DSSA mencatatkan laba usaha sebesar USD 149,5 juta, seiring dengan penguatan investasi pada proyek-proyek energi bersih dan efisiensi operasional di berbagai unit bisnisnya. Di antaranya adalah pengembangan fasilitas energi surya, ekspansi bisnis di sektor teknologi dan infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas pembangkit berbasis energi bersih di beberapa wilayah operasional.
Disusun oleh Fortune, daftar Fortune Southeast Asia 500 di tahun 2025 mengakui 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan laporan keuangan tahun fiskal 2024. Tahun ini, perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar secara kolektif mencetak total pendapatan sebesar USD 1,82 triliun, dengan sektor energi sebagai penyumbang terbesar. Indonesia sendiri menyumbang 109 perusahaan, memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi utama di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga
Presiden Putin: Indonesia Mitra Dagang Strategis Rusia di Asia Tenggara
Dian Swastatika (DSSA), bagian dari Sinar Mas, didirkan tahun 1996 dengan fokus bisnis bidang energi dan infrastruktur terkemuka di Indonesia. Perseroan beroperasi di beberapa lini bisnis, termasuk pertambangan, energi baru dan terbarukan, teknologi, bahan kimia, serta investasi.
DSSA dan entitas anaknya menyediakan beragam layanan dan produk, mulai dari batu bara, bahan kimia, TV berlangganan, layanan internet, dan pusat data. Melalui investasi strategis dan ekspansi lini bisnis, DSSA bertujuan untuk menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

