Kinerja Keuangan Dian Swastatika (DSSA) Tahun 2024 Anjlok, Manajemen Unkap Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan penurunan dalam kinerja keuangan sepanjang 2024. Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan harga jual batu bara bersamaan dengan penurunan volume produksi dan volume penjualan.
Manajemen emiten yang dikendalikan Sinarmas ini dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/3/2025) menyebutkan pendapatan perseroan melemah sebanyak 39,8% dari US$ 5,01 miliar menjadi US$ 3,01 miliar. Penurunan pendapatan dipicu pengalihkan seluruh saham perseroan dalam GEAR sejak Agustus 2023, sehingga GEAR tak lagi dkonsolidasikan ke dalam laporan keuangan.
Baca Juga
Buma Internasional (DOID) Terbitkan Sukuk Ijarah I BUMA 2025 Perdana Senilai Total Rp 2 Triliun
“Penurunan pendapatan juga dipicu atas pelemahan pendapatan dari bisnis batu bara akibat penurunan rata-rata harga jual batu bara,” tulis penjelasan resmi DSSA di Jakarta.
Penurunan tersebut memicu laha usaha anjlok sebanyak 48,1% dari US$ 1,25 miliar tahun 2023 menjadi US$ 650,7 juta pada 2024. Begitu juga dengan laba tahun berjalan turun dari US$ 865,3 juta menjadi US$ 542,8 juta.
Berdasarkan data perseroan segmen bisnis pertambang masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan dengan kontribusi 92% tahun lalu. Pendapatan juga berasal segmen teknoloti 5%, dan bahan kimia 3%. Sedangkan segmen bisnis penyediaan tenaga Listrik, energi terbarukan, dan lainnya belum berkontribusi.
Terkait target kinerja tahun ini, manajemen DSSA menyebutkan, perseroan akan terus mempertahankan kinerja usaha di seluruh lini bisnis perusahaan, seperti pertambangan, teknologi, bahan kimia, serta energi baru dan terbarukan. Perseroan akan terus mengembangkan bisnis energi baru dan terbarukan dan bisnis teknologi.
Baca Juga
Incar Kenaikan Nasabah Tajir hingga 40%, Bank Sinarmas Buka 2 Kantor Cabang Prioritas Sekaligus
Tahun ini, DSSA menetapkan target kinerja yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan, peningkatan efisiensi, penguatan daya saing, dan inovasi. Dengan strategi yang terarah, perseroan berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan. Dari aspek keuangan.
Perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja melalui peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. Dari aspek operasi, Perseroan terus mendorong produktivitas dan inovasi guna memastikan kualitas serta keberlanjutan bisnis. Perseroan percaya bahwa dengan kerja sama yang kuat, adaptasi terhadap perubahan, dan penerapan governansi korporat, Perseroan dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi positif bagi pemangku kepentingan.

