Anjlok Sepekan 18,7%, Koreksi Saham ARTO Terparah untuk Saham Bank Digital
JAKARTA, Investortrust.id – Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), besutan Jerry Ng ini, mencatatkan koreksi sebanyak 18,79% sepanjang pekan ini. Penurunan ini mengikuti anjloknya saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hingga 20,23% untuk periode sama.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan ini, saham ARTO turun dari Rp 1.995 menjadi Rp 1.620. Sedangkan Jumat (13/10/2023), saham ARTO terjerembab Rp 150 (8,47%) menjadi Rp 1.620. Level tersebut menjadi harga terendah baru bagi perseroan lebih dari tiga tahun terakhir.
Baca Juga
Dibandingkan dengan saham bank digital lainnya, ARTO memimpin saham penurunan terdalam pekan ini. Di antaranya, penurunan saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) pekan ini hanya 2,3% menjadi Rp 1.290, saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) turun hanya 6,7% menjadi Rp 278, dan saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) hanya terkoreksi 2,08% menjadi Rp 282.
Namun demikian, penurunan harga saham ARTO terlihat masih lebih rendah, dibandingkan saham GOTO sebanyak 20,23% ke terendah baru sepanjang masa level Rp 67. Penurunan GOTO ini kian menjadi-jadi setelah private placement sebanyak 17,04 miliar saham dituntaskan.
Baca Juga
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO telah anjlok dari level penutupan akhir pekan lalu Rp 84 menjadi Rp 67 pada penutupan perdangan Jumat (13/10/2023). Sedangkan hari ini, saham GOTO ditutup anjlok 8,22% menjadi Rp 67.
Penurunan harga saham GOTO membuat indeks sektor teknologi terjerembab 2,90% atau memimpin sektor saham dengan penurunan paling dalam sepanjang perdagangan hari ini.

