Asing Berakhir Net Sell, Lima Saham Ini Dibuang
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 26,97 miliar di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/10/2023), ditutup menguat 13,69 poin (0,20%) menjadi 6.888,52.
Net sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 109,62 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 84,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 32,75 miliar, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 32 miliar, dan PT Barito Paicific Tbk (BRPT) Rp 25,64 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya kelima saham ini catatkan pembelian bersih (net buy) oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 93,31 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 70,61 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 25,69 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 25,18 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 20,25 miliar.
Terkait penguatan indeks sepanjang hari ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar sebanyak 1,66%, sektor teknologi 1,68%, sektor kesehatan 1,07%, sektor energi 0,71%, dan sektor konsumer primer 0,87%.
Baca Juga
Jelang Listing BREN, Tiga Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Melesat
Sebaliknya penurunan melanda sektor saham industri 0,57%, sektor infrastruktur 0,47%, sektor konsumer non primer 0,41%, dan sektor keuangan 0,09%.
Di tengah penguatan IHSG, tiga saham berikut bertahan ditutup auto reject atas (ARA) hingga akhir sesi I, yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) dengan kenaikan Rp 35 (35%) menjadi Rp 135. Saham ini merupakan listing perdana di BEI hari ini.
Lompatan harga sampai ARA juga melanda saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik Rp 94 (24,74%) menjadi Rp 474 dan PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 111 (25%) menjadi Rp 555.

