Pemodal Asing Lanjutkan Net Sell, Berikut Daftar Lima Saham Yang Dibuang
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 125,18 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/9/2023), ditutup melesat 23,85 poin (0,34%) menjadi 6.959,33.
Net sell terbanyak melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 218,82 miliar, PT Smarfren Tbk (FREN) Rp 65,14 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 46,24 miliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 30 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 29,23 miliar.
Baca Juga
Lagi-lagi ARA, Kekayaan Prajogo Pangestu Bertambah Rp 25,34 Triliun dari CUAN
Sebaliknya kelima saham berikut mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham, yaitu saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 149,17 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 66,42 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 31,28 miliar, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp 27,50 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 23,05 miliar.
Terkait penguatan indeks ditopang atas penguatan beberapa sektor saham, seperti saham sektor energi naik 1,80%, sektor material dasar 1,25%, sektor transportasi 0,99%, dan sektor teknologi 0,75%.
Baca Juga
BI Kucurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial Sektor Hilirisasi
Sedangkan pelemahan melanda beberapa sektor saham berikut, yaitu sektor kesehatan 0,59%, sektor konsumer non primer 0,70%, sektor konsumer primer 0,39%, dan sektor infrastruktur 0,70%.
Sedangkan beberapa saham dengan penguatan paling pesat, yaitu saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) naik Rp 115 (23%) menjadi Rp 615, PT TSEC Asia Tbk (CYBR) naik Rp 28 (18,18%) menjadi Rp 182, PT Era Digital Media Tbk (AWAN) naik Rp 28 (12,73%) menjadi Rp 248, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik Rp 46 (11,50%) menjadi Rp 446, dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) naik Rp 105 (10,45%) menjadi Rp 1.110.
Baca Juga
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Malindo Feedmil Tbk (MAIN), PT Wahana Interfoor Nusantara Tbk (COCO), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY), dan PT FKS Multi Agro Tbk (FISH).

