Gelontorkan Dana Jumbo, Tolaram Tambah 4,3% Saham Bank Amar (AMAR)
JAKARTA, investortrust.id - Tolaram Pte Ltd selaku pengendali memborong sebanyak 790,23 juta atau 4,3% saham PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) atau Amar Bank. Aksi ini menjadikan kendali saham AMAR oleh Tolaram makin kuat.
Manajemen AMAR dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (13/5/2025), menyebutkan bahwa Tolaram membeli sebanyak 790,23 juta saham AMAR dengan harga pelaksanaan Rp 171 per saham pada 8 Mei 2025. Dengan demikian Tolaram menggelontorkan dana Rp 135,12 miliar.
“Pembelian tersebut menjadikan jumlah saham AMAR yang dimiliki Tolaram bertambah dari 70,92% menjadi 75,25%. Transaksi ini bertujuan untuk investasi,” tulisnya dalam pengumuman resmi tersebut.
Baca Juga
Tumbuh 20,8%, Amar Bank (AMAR) Cetak Laba Rp 215 Miliar di 2024
Hingga kuartal I-2025, AMAR berhasil mencatatkan kenaikan pendatan bunga bersih dari Rp 260,01 miliar menjadi Rp 320,28 miliar. Laba periode berjalan juga melesat dari Rp 48,86 miliar menjadi Rp 67,49 miliar hingga Maret 2025.
Sedangkan sepanjang 2024, Amar Bank mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebanyak 20,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 215 miliar tepatnya Rp 214,99 miliar pada 2024.
Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian mengungkapkan, kenaikan laba bersih tersebut salah satunya didorong oleh ekspansi segmen pinjaman digital melalui platform Tunaiku. Namun, ia tak menjelaskan berapa besaran pertumbuhannya.
Sementara itu, hingga Desember 2024 Amar Bank membukukan laba operasional sebesar Rp 275,55 miliar, melonjak signifikan 43,09% (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh naiknya pendapatan bunga bersih dan pendapatan non bunga.
Baca Juga
Harga Minyak Melonjak setelah Perang Dagang Mereda, Bisa Saja Pertamina Menaikkan Harga BBM
“Keberhasilan ini merupakan bukti dari strategi kami yang mengedepankan inovasi digital dan komitmen mendukung UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) dalam memperluas akses keuangan,” ujarnya.
Sebagai bank digital yang mendukung serta memberdayakan UMKM, lanjut Vishal, pihaknya terus memperluas akses keuangan bagi segmen ini dengan memanfaatkan teknologi yang efisien dan aman.

