Pupuk Indonesia Raih Peringkat AAA dari Pefindo
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pupuk Indonesia (Persero), sebagai penerbit obligasi, meraih peringkat AAA (triple A; outlook stable) dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 24 Januari 2024 sampai 1 Januari 2025.
Obligasi-obligasi Pupuk Indonesia dinilai memiliki outlook stabil berdasarkan keputusan Panitia Pemeringkat Pefindo dari hasil rapat pada Rabu (24/1/2024).
“Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan, serta laporan keuangan tidak diaudit per 30 September 2023 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2022,” tulis Direktur Utama Pefindo Irmawati dalam surat yang dipublikasi pada keterbukaan informasi, Jumat (26/1/2024).
Pefindo menjelaskan obligor berperingkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan PEFINDO. Kemampuan Pupuk Indonesia untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, dinilai relatif superior terhadap obligor Indonesia lainnya.
“Peringkat atas perusahaan tidak berlaku untuk suatu efek utang tertentu yang dikeluarkan perusahaan,” tegas Irma lebih lanjut.
Pasalnya, peringkat atas perusahaan tidak memperhitungkan struktur, serta berbagai ketentuan (provision) dari efek utang tersebut. Peringkat perusahaan juga tidak memperhitungkan tingkat perlindungan dan posisi klaim dari pemegang efek utang bila emitennya mengalami likuidasi, serta legalitasnya.
“Di samping itu, peringkat atas perusahaan tidak memperhitungkan kemampuan penjamin pemberi asuransi, atau penyedia credit enhancement lainnya yang ikut mendukung suatu efek utang tertentu,” sambung Irma.
Peringkat tersebut, diberikan oleh Pefindo, bersamaan dengan pemberian peringkat AAA (triple A) terhadap sejumlah obligasi yang diterbitkan Pupuk Indonesia. Obligasi dimaksud, meliputi Obligasi Berkelanjutan I Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2017 Seri B senilai Rp 2,08 triliun untuk periode 24 Januari 2024 sampai 12 Juli 2024.
Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2020 Seri B senilai Rp 857,83 miliar juga mendapat peringkat AAA untuk periode 24 Januari 2024 sampai 1 Januari 2025.
Peringkat AAA juga diberikan untuk obligasi Pupuk Indonesia dengan seri berikut ini:
Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap I Tahun 2020 Seri C senilai Rp 431,85 miliar
Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap II Tahun 2021 Seri A senilai Rp 350 miliar
Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap II Tahun 2021 Seri B senilai Rp 1,6 triliun
Obligasi Berkelanjutan II Pupuk Indonesia Tahap i Tahun 2021 Seri C senilai Rp 800 miliar.
“Efek utang dengan peringkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo. Kemampuan emiten untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan emiten (emisi) Indonesia lainnya adalah superior,” jelas Irma. (CR-10)

