Kinerja Cinema XXI (CNMA) Anjlok hingga Merugi di Kuartal I-2025, Ini Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI berbalik cetak rugi pemilik entitas induk sebanyak Rp 69,42 miliar pada kuartal I-2025, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba Rp 141,56 miliar. Kerugian ini sejalan dengan penurunan drastic pendapatan dari Rp 1,30 triliun menjadi Rp 929,27 miliar.
Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman dalam penjelasan resminya mengatakan, penurunan kinerja dipengaruhi faktor seasonality yang berpengaruh terhadap kunjungan penonton bioskop. “Bulan ketiga kuartal I-2025, yakni Maret bertepatan dengan momen Ramadhan. Berdasarkan histori operasional, ada penurunan konsumsi segmen hiburan, dibandingkan hari-hari biasanya,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Cinema XXI (CNMA) Tetapkan Dividen Rp 750 Miliar, Nilainya Segini
Meski mengalami penurunan, dia mengatakan, Cinema XXI optimistis kondisi bakal berbalik pada kuartal II-2025. “Jumlah penonton selama April 2025 berjalan sudah mendekati total perolehan penonton sepanjang kuartal I-2025. Lonjakan penonton ini dikontribusikan oleh lima film yang tayang pada periode libur Lebaran,” ungkapnya.
Dia mengatakan, pencapaian ini mencerminkan kuatnya daya tarik bioskop sebagai tempat hiburan yang berkualitas dan terjangkau, serta pentingnya momen-momen spesial untuk menarik penonton ke bioskop.
Baca Juga
Sahamnya Anjlok dalam Setahun, Nusantara Sejahtera (CNMA) Rancang Aksi Korporasi Ini
Terkait kuartal I-2025, Cinema XXI mecatatkan lebih adri 1 juta penononton dengan lima film baru dirilis. Cinema XXI juga berhasil mempertahankan spend per head (SPH) untuk pembelanjaan produk F&B sebesar Rp 24.425, dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp22.401.
Sepanjang kuartal I-2025, Cinema XXI membuka empat lokasi bioskop baru dengan tambahan 15 layar. Bioskop terbaru terletak di Tenth Avenue XXI Bandung, Living World Grand Wisata XXI Bekasi, Bandara City Mall XXI Tangerang, dan Mall Indramayu XXI. Dengan demikian, hingga 31 Maret 2025, jaringan Cinema XXI telah menjangkau 66 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dengan total 1.365 layar di 260 lokasi bioskop.

