Kinerja Cinema XXI (CNMA) Diprediksi Tumbuh, Bagaimana dengan Prospek Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola bioskop Cinema XXI, diprediksi lanjutkan pertumbuhan sejalan dengan lompatan kinerja keuangan sepanjang 2023. Momentum pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan pulihnya sektor industri ini.
Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan tahun 2023 ini menggambarkan industri bioskop Tanah Air sedang memasuki masa pemulihan. Sedangkan penyumbang terbesar datang dari pesatnya peluncuran film domestik. Hal ini menjadikan total tiket terjual CNMA mencapai 84,3 juta tiket pada 2023 atau naik 26% dari periode sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
Cinema XXI (CNMA) Raup Pendapatan Rp 5,2 Triliun, Laba Melesat 47% Tahun 2023
Pertumbuhan kinerja tersebut, terang dia, juga didukung atas penambahan jaringan bioskop perseroan, yaitu mencapai 19 layar baru menjadi 77 layar sepanjang tahun 2023. “Kami memperkirakan permintaan tiket film domestik masih tetap kuat tahun ini, seperti realisasi tahun lalu. Hal ini diharapkan berdampak potifi terhadap perseroan tahun ini,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham CNMA dengan target harga Rp 312 per saham. Target tersebut mempertimbangkan, ekspektasi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih lebih tinggi tahun ini, menggambarkan posisi CNMA sebagai pengelola jaringan biskop paling unggul di industrinya, perseroan juga merupakan pengelola bioskop yang paling siap ekspansi didukung arus kas masih memadai, dan berlanjutnya peningktan permintaan penonton terhadap film lokal dan luar negeri.
Baca Juga
Proyeksi Kinerja Nusantara Sejahtera (CNMA) Dipangkas, Sahamnya masih Menarik?
Sucor Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 947 miliar tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 688 miliar. Pendapatan juga diprediksi naik dari Rp 5,23 triliun menjadi Rp 7.80 triliun.

