Konsumen Beralih, Laba Unilever (UNVR) Kembali Tergerus di Kuartal I-2025
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan kinerja keuangan PT Unilever Indonsia Tbk (UNVR) berlanjut hingga kuartal I-2025. Laba bersih tergerus dari Rp 1,44 triliun menjadi Rp 1,23 triliun sampai Maret 2025.
Manajemen UNVR dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/4/2025), mengungkap penurunan laba tersebut sejalan dengan pelemahan penjualan bersih dari Rp 10,07 triliun menjadi Rp 9,46 triliun. Laba bruto juga melemah dari Rp 5,03 triliun menjadi Rp 4,55 triliun.
Baca Juga
Saham BCA (BBCA) Diganjar Target Ini Usai Rilis Kinerja Kuartal I-2025
EBTIDA juga turun dari Rp 2,14 triliun menjadi Rp 1,82 triliun. Sejalan dengan penurunan tersebut laba usaha juga tergerus dari Rp 1,88 triliun menjadi Rp 1,62 triliun. Penurunan tersebut menjadikan laba per saham dasar UNVR turun dari Rp 38 menjadi Rp 32.
Sebelumnya, Presiden Direktur Unilever Benjie Yap mengatakan, Unilever Indonesia (UNVR) memfokuskan transformasi bisnis dan organisasi untuk mendongkrak kinerja keuangan tahun 2025. Aksi ini dilakukan untuk memutus tren penurunan kinerja dalam enam tahun terakhir.
Sebagaimana diketahui UNVR mencatatkan penurunan laba bersih sebanyak 30% menjadi Rp 3,4 triliun tahun 2024, dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 4,8 triliun. Berdasarkan data Unilver (UNVR) konsisten mencatatkan penurunan laba sejak 2019 bernilai Rp 7,39 triliun, tahun 2020 mencapai Rp 7,05 triliun, tahun 2021 Rp 5,71 triliun, tahun 2022 Rp 5,51 triliun, dan tahun 2023 Rp 4,49 triliun.
UNVR tengah berfokus pada transformasi bisnis dan organisasi yang sudah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham baru-baru ini, seperti divestasi bisnis es Krim.
Baca Juga
Pertumbuhan Berlanjut, Saham Adi Sarana (ASSA) bisa Dulang Cuan lebih dari 130%
Langkah-langkah strategis ini, kata Benjie, bagian dari komitmen perseroan untuk memperkuat posisi di pasar dan mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
“Sepanjang tahun 2024, kami mengambil tindakan yang tegas dan berani untuk menangani masalah-masalah utama dengan semaksimal mungkin. Meskipun berbagai upaya tersebut berdampak pada kinerja jangka pendek, namun langkah-langkah ini berhasil memperkuat fundamental bisnis kami,” kata Benjie dalam paparan publik laporan keuangan UNVR 2024 secara daring, Kamis (13/2/2025).

