Bank Sentral dan Kementerian Keuangan Rusia Luncurkan Platform Perdagangan Kripto
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Keuangan dan Bank Sentral Rusia bekerja sama untuk meluncurkan exchange kripto atau platform perdagangan kripto terpusat. Langkah iani terjadi setelah upaya berturut-turut untuk memaksa exchange lain keluar dari negara tersebut.
Ini hanyalah salah satu langkah dalam upaya terbaru Rusia untuk mempromosikan aset kripto sebagai alat untuk menghindari sanksi. Pemerintah dan komunitas bisnisnya telah mendukung praktik ini, dan Rusia sedang mempertimbangkan stablecoin yang didukung rubel alias mata uangnya.
Lembaga pemerintah Rusia memiliki rencana besar untuk platform perdagangan kripto terpusat ini. Awalnya, ini hanya akan terbuka untuk investor “super-kualifikasi”.
Ini merujuk pada investor yang memiliki 100 juta rubel atau setara Rp 20 miliar dalam sekuritas dan deposito atau 50 juta atau setara Rp 10 miliar dalam pendapatan tahunan. Persyaratan ini belum final dan dapat diubah setelah peluncuran.
Baca Juga
Lampaui Google dan Perak, Bitcoin Sempat Masuk 5 Aset Terbesar Dunia
“Bersama dengan Bank Sentral, kami akan meluncurkan exchange kripto untuk investor super-kualifikasi. Aset kripto akan dilegalkan, dan operasi kripto akan dikeluarkan dari bayang-bayang. Tentu saja, bukan di dalam negara kita, tetapi operasi yang telah dilakukan hari ini dalam kerangka rezim hukum eksperimental,” ucap Anton Siluanov, Menteri Keuangan Rusia melansir BeInCrypto, Kamis (24/4/2025)

