IHSG Ditutup Kembali Melesat 1,47% Terdorong Lompatan Saham Aguan-Salim Ini
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/4/2025), ditutup kembali melonjak sebanyak 96,11 poin (1,47%) menjadi 6.634. Kisaran pergerakan dalam rentang 6.538-6.642 dengan nilai transaksi melonjak menjadi Rp 12,16 triliun.
Kenaikan tersebut terdongkrak penguatan beberapa saham big cap, seperti saham emiten Aguan-Anthoni Salam, yaitu PANI melesat 15,38% menjadi Rp 12.000 dan CBDK naik 9,77% menjadi Rp 7.025. Kenaikan juga melanda saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA. Penguatan indeks ini juga ditopang kenaikan saham bank besar ini, yaitu BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI.
Baca Juga
Usai Sahamnya Balik ke Atas Rp 10.000, Emiten Aguan-Salim Ini (PANI) Umumkan Agenda Penting Ini
Data BEI menyebutkan bahwa penguatan tertinggi dicatatkan saham sektor properti 2,45%, sektor consumer primer 1,70%, sektor keuangan 1,71%, sektor kesehatan 2,22%, sektor industry 1,27%, dan sektor consumer non primer 1,61%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor material dasar dan teknologi.
Di tengah penguatan pesat IHSG, lima saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik 29,41% menjadi Rp 220, PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) naik 24,21% menjadi Rp 236, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menguat 23,33% menjadi Rp 185, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melesat 23,28% menjadi Rp 143, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 19,23% menjadi Rp 1.085, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melesat 15,36% menjadi Rp 12.000. Sebaliknya penurunan dalam melanda saham emiten emas, seperti ANTM, AMMN, MDKA, hingga PZZA.
Kemarin, IHSG BEI ditutup melesat sebanyak 92,3 poin (1,43%) menjadi 6.538,27 dengan pemodal asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) lebih dari Rp 122 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BBCA, ANTM, BMRI, dan PANI.
Baca Juga
Lompatan IHSG terdorong kenaikan harga saham emiten Prajogo Pangestu hingga sejumlah saham sektor batu bara menjelang penerapan aturan royalty baru. Sedangkan sektor saham penyumbang utama lompatan datang dari saham sektor energi naik 3,37%, sektor material dasar naik 3,36%, sektor property naik 1,83%, sektor infrastruktur menguat 1,70%, dan sektor keuangan naik 1,36%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan teknologi.
Bahkan, empat saham hari ini berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) naik 34,75% menjadi Rp 190 dan saham PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik 34,18% menjadi Rp 106. Saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 24,49% menjadi Rp 4.270 dan PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 24,89% menjadi Rp 1.405.
