IHSG Akhirnya Ditutup di Zona 7.000 Terdorong Lompatan Saham Market Cap Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/6/2024), akhirnya ditutup kembali ke atas level 7.000, tepatnya 7.063. Sebagaimana diketahui, IHSG sejak 5 Juni bertengger di bawah 7.000.
IHSG sepanjang hari ini ditutup melesat 95,63 poin (1,37%) menjadi 7.063,58. IHSG bergerak dalam rentang 6.966-7.084 dengan nilai transaksi Rp 12,16 triliun. Penguatan didukung kenaikan saham kapitalisasi pasar terbesar.
Baca Juga
Top! Saham Barito Renewables (BREN) Akhirnya Kembali ke Atas Rp 10.000, Prajogo Cuan Besar
Kenaikan IHSG ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor kesehatan dengan pelemah 0,45%. Sektor saham dengan kenaikan tertinggi dicatatkan saham sektor keuangan, sektor teknologi, sektor transportasi, sektor energi, dan sektor infrastruktur dengan kenaikan lebih dari 1%.
Sedangkan saham dengan penyumbang terbesar terhadap penguatan indeks datang dari saham BBRI dengan kenaikan 3,14% menjadi Rp 4.600, BMRI naik 2,50% menjadi Rp 6.150, saham BBNI naik 1,75% menjadi Rp 4.660, dan BBCA menguat 1,79% menjadi Rp 9.925.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Tetapkan Rasio Dividen 10,11%, Nilainya Segini
Penguatan juga melanda saham emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat Rp 275 (2,81%) hingga kembali ke level di atas Rp 10.000, tepatnya Rp 10.075. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga menguat 1,93% menjadi Rp 9.225. Sebaliknya saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun Rp 250 (2,22%) menjadi Rp 11.000.
Sedangkan saham dengan persentase kenaikan tertinggi datang dari saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) melesat Rp 135 (25%) menjadi Rp 675. Saham PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) melesat Rp 16 (19,28%) menjadi Rp 99 dan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) naik Rp 12 (15,38%) menjadi Rp 90.
Grafik IHSG

