Kinerja Moncer, Prochiz (KEJU) Tebar Dividen Tunai Rp 73,12 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Emiten produsen keju Prochiz, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), menetapkan dividen tunai Rp 73,12 miliar dari laba bersih tahun buku 2024. Dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini, Selasa, (22/4/2025).
Direktur Utama KEJU Indrasena Patmawidjaja menyatakan, pemegang saham telah memutuskan 49,8% dari laba tahun buku 2024 ditetapkan sebagai dividen tunai tahun buku 2024. Artinya pembagian dividen tersebut setara dengan Rp 13 per saham atau sebanyak Rp 73,12 miliar.
Baca Juga
Wilmar (CEKA) Cetak Lompatan Laba 95,92% di Kuartal I-2025 Jadi Segini
“Dan kami akan dibagikan secara tunai kepada seluruh pemegang saham pada 20 Mei 2025,” kata Indrasena dalam paparan publik KEJU secara daring, Selasa, (22/4/2025).
Selain itu, laba bersih perseroan sebesar Rp 2 miliar akan ditetapkan sebagai cadangan wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2027.
“Sisanya sebesar Rp 71,75 miliar digunakan sebagai cadangan umum yang belum ditentukan penggunaannya,” ujarnya.
Adapun Daftar Pemegang Saham Perseroan yang berhak atas dividen tersebut adalah pemegang saham yang terdaftar pada tanggal 5 Mei 2025 pukul 16.00 WIB.
“Kami bersyukur atas pencapaian kinerja Perseroan yang sangat baik tahun lalu di tengah berbagai gejolak kondisi perekonomiandan politik yang terjadi. Kami meyakini peluang penjualan produkkeju di Indonesia ke depan masih akan terus bertumbuh seiringdengan kesadaran masyarakat akan konsumsi makanan sehat sesuai dengan motto kami yakni mengkejukan masyarakat dan memasyarakatkan keju,” bebernya.
Baca Juga
Begini Target dan Rekomendasi Terbaru Saham Aspirasi Hidup (ACES)
Secara kinerja keuangan, KEJU mencatatkan penjualan bersih tumbuh 24% atau sebesar Rp 1,26 triliun pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,02 triliun. Sedangkan laba bersih tahun 2024 mencapai Rp 147 miliar, meningkat sebesar 83% dari Rp 80 miliar pada tahun 2023.
Selain itu, dalam agenda tersebut juga menyetujui perubahan susunan pengurus, sehingga saat ini susunan Dewan Komisaris di antaranya Hardianto Atmadja sebagai Komisaris Utama, Paulus Tedjosutikno sebagai Komisaris, E. Maurits Klavert sebagai Komisaris, Herbudianto sebagai Komisaris Independen dan Maurits D. R. Lalisang sebagai Komisaris Independen.
Sementara susunan Direksi yakni, Indrasena Patmawidjaja sebagai Direktur Utama, Jeffry Halim sebagai Direktur dan Ari Sutanto sebagai Direktur.
