Turun 31,54%, Laba Produsen Keju Prochiz (KEJU) Jadi Rp 80,34 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Boga Mulia Raya Tbk (KEJU), produsen berbagai macam kecu dengan merek Prochiz, mencatatkan penurunan laba tahun berjalan sebanyak 31,54% menjadi Rp 80,34 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 117,37 miliar. Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan pendapatan.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, Kamis (29/2/2024) menyebutkan, pendapatan perseroan tahun lalu turun menjadi Rp 1,01 triliun, dibandingkan akhir 2022 senilai Rp 1,04 triliun.
Baca Juga
Butuh Modal Kerja, Panca Mitra (PMMP) Gagas Private Placement 258 Juta Saham
Sementara beban pokok penjualan naik dari Rp 748,86 miliar menjadi Rp 756,66 miliar. Hal ini menjadikan laba brutp turun dari Rp 295,50 miliar menjadi Rp 262,99 miliar.
Penurunan laba bersih juga dipengaruhi atas peningkatan sejumlah beban, seperti beban umum dan administrasi, penurunan penghasilan keuangan, kenaikan biaya keuangan, penurunan penghasilan lainnya, dan kenaikan beban lainnya.
Baca Juga
Starinvestama Beberkan Alasan Produknya Raih "Best Unit Link Awards 2024"
Penurunan laba tersebut menjadi laba per saham perseroan turun dari Rp 78,25 menjadi Rp 53,56 per saham. Sedangkan pada penutupan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, saham KEJU ditutup berada di level Rp 1.150.
Mulia Boga (KEJU) juga mencatatkan penurunan total aset menjadi Rp 828,37 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 860,10 miliar. Sedangkan liabilitas naik tipis dari Rp 156,59 miliar menjadi Rp 157,60 miliar.

