IHSG Dibuka Naik Tipis, Saham Lapis Tiga Ini Perkasa
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (22/4/2025), dibuka menguat 9,11 poin menjadi 6.455. Namun memasuki menit kelima, IHSG berbalik ke zona merah ikuti pergerakan bursa saham Asia.
Kenaikan tersebut terdorong pengutan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, teknologi, infrastruktur, dan keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan, consumer primer, industry, dan consumer non primer.
Baca Juga
Emas Kembali Cetak Level Baru, Siap-siap Lompatan Saham ANTM, MDKA, AMMN, hingga HRTA Berlanjut
Di tengah penguatan tipis tersebut, sejumlah saham justru berhasil torehkan lompatan harga didominasi saham lapis ketiga, yaitu saham PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) naik 17,65% menjadi Rp 80, PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik 11,39% menjadi Rp 88, dan PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) naik 9,76% menjadi Rp 135.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 14,90% menjadi Rp 1.685. Penurunan signifikan juga melanda saham MEJA dan KOBX.
Kemarin, IHSG ditutup naik tipis sebanyak 7,7 poin (0,12%) menjadi 6.445 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 686,73 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 205,41 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 181,45 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 114,19 miliar.
Baca Juga
Bitcoin Sempat Mendekati US$ 90.000 Saat US$ 1,5 Triliun Lenyap dari Wall Street
Penguatan tersebut didukung kenaikan saham sektor teknologi 3,39%, sektor material dasar 1,64%, sektor industry 0,43%, dan sektor kesehatan 0,19%. Sisanya sektor lain dilanda pelemahan.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi hingga auto reject atas (ARA) dicatatkan saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) naik 34,55% menjadi Rp 148 dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menguat 24,84% menjadi Rp 980.

