IHSG Ditutup Naik ke 7.500 Berkat Emiten Prajogo, Saham Tercuan Didominasi Lapis Tiga Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/4/2026), ditutup menguat 41,69 poin (0,56%) menjadi 7.500. Rentang pergerakan 7.351-7.527 dengan nilai transaksi Rp 18,32 triliun.
Kenaikan pesat indeks ini ditopang penguatan signifikan saham-saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BRPT menguat 14,36% menjadi Rp 2.190, TPIA sebanyak 6,58%% menjadi Rp 6.475, CUAN naik 6,32% menjadi Rp 1.430, BREN menguat 4,74% menjadi Rp 6.075, PTRO sebanyak 11,63% menjadi Rp 6.000, dan CDIA naik 10,84% menjadi Rp 1.125.
Baca Juga
Penguatan pesat juga ditopang lompatan sejumlah sektor saham, sektor material dasar 2,36%, energi 2,64%, sektor konsumer primer sebanyak 2,30%, sektor industry 1,84, sektor konsumer non primer 1,27%, dan sektor teknologi 1,14%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, dan transportasi.
Di tengah berlanjutnya penguatan indeks tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) yang didominasi lapis tiga, seperti BAPA naik 34,12% menjadi Rp 114, DFAM naik 34,02% menjadi Rp 130, dan CITY sebanyak 34,02% menjadi Rp 260
ARA juga melanda saham ATAP naik 25% menjadi Rp 510, WBSA menguat 24,78% menjadi Rp 282, KONI menguat 24,68% menjadi Rp 2.450, DATA naik 24,75% menjadi Rp 2.470, dan TRUK melesat 24,45% menjadi Rp 565.
Sepanjang pekan lalu, IHSG melesat sebanyak 6,14% menjadi 7.458 sepanjang pekan ini. Lompatan memicu kenaikan kapitalisasi pasar (merket cap) senilai Rp 884 triliun menjadi Rp 13.189 triliun.
Baca Juga
ITSEC Asia (CYBR) Luncurkan Solusi Siber Enterprise, Bidik Ekspansi Lebih Agresif 2026
Kenaikan ini ditopang penguatan sejumlah saham big cap yang menjadi penopang utama kenaikan indeks pekan ini teridiri atas saham BREN melesat 20,83% pekan ini, BRPT naik 49,61%, DSSA menguat 10,48%, AMMN naik 15,43%, dan MSIN naik 58,08%.
Kenaikan tersebut juga ditopang penguatan seluruh sektor saham pekan ini. Tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar 12,44%, sektor konsumer primer 10,97%, infrastruktur 9,77%, energi 7,86%, industry 6,94%, dan keuangan 4,87%.
Meski IHSG catatkan penguatan pesat hingga tertinggi di pasar saham Asean, pemodal asing ternyata masih agresif melepas saham. Total transaksi mencapai Rp 3,31 triliun sepanjang pekan lalu.
