Cikarang Listrindo (POWR) Tetapkan Dividen Interim US$ 30 Juta, Pantau Jadwal Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Emiten penyedia listrik, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) akan membagikan dividen interim tunai US$ 30 juta atau sekitar Rp 465,57 miliar (Jisdor Rp 15.519 per dolar AS pada 31 September 2023).
Sedangkan jumlah dividen per saham yang dibagikan sebesar Rp 29,47, atas perolehan kinerja periode September 2023.
Investor Relations & Corporate Finance Manager PT Cikarang Listrindo Tbk Ko Rina mengatakan, pembagian dividen interim diputuskan oleh Dewan Direksi Perseroan pada 28 November 2023, dan telah disetujui Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal yang sama.
Baca Juga
Lippo Cikarang (LPCK) Catat Marketing Sales Rp 628 Miliar, Proyek Ini Penopangnya
“Data Keuangan per 30 September 2023 mendasari pembagian dividen interim tunai,’’ papar Rina dalam keterbukaan informasi yang dilansir Perseroan, Rabu (29/11/2023).
Sebagai catatan, sepanjang Januari – September berhasil membukukan laba bersih US$ 76,81 juta, kemudian posisi saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebagai dasar pembagian dividen tercatat US$ 323,70 juta, sedangkan posisi ekuitas tercatat US$ 732,09 juta.
Adapun jadwal pembagian dividen interim Perseroan yaitu, tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 7 Desember 2023, kemudian tanggal ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Desember 2023.
Baca Juga
Ini Rahasia Sukses PLN Memberikan Layanan Listrik Tanpa Kedip di Sail Teluk Cendrawasih
Tanggal cum dividen di pasar tunai 11 Desember 2023, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai 12 Desember 2023 dan tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai atau recording date 11 Desember 2023 pukul 16.00. Sedangkan tanggal pembayaran dividen akan dilakukan pada 20 Desember 2023.
“Dividen Interim akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (Recording Date) pada tanggal 11 Desember 2023 sampai dengan pukul 16.00 WIB dan/atau Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan tanggal 7 Desember 2023,” pungkasnya.

