Ekonom Sucor Sekuritas Sebut Dampak Pemilu Lebih Besar Ketimbang Geopolitik
JAKARTA, investortrust.id – Ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail memperkirakan bahwa dampak pemilu lebih kuat, dibandingkan tensi geopolitik global dan pelemahan ekonomi Amerika Serikat (AS) terhadap ekonomi Indonesia tahun 2024.
Pemilu akan berimbas terhadap pertumbuhan konsumsi domestik. Mikail mengatakan, konsumsi domestik akan kencang pada 2024 yang dipicu oleh non-profit consumption expenditure atau partai politik. Kebutuhan partai politik seperti banner, dan pemberian sumbangan kepada masyarakat akan meningkatkan pertumbuhan konsumsi domestik, yang akan memicu peningkatan konsumsi
Baca Juga
Debat Keempat Bahas Lingkungan dan Energi, Mampukah Gibran Imbangi 2 Seniornya?
“Partai politik memasang banner di mana-mana. Itu menstimulus industri percetakan, kertas, dan baju. Parpoln juga akan menyumbang berbagai macam barang. Nah, itu juga akan menstimulus, saya rasa, penjualan retail,” ungkap Ekonom Sucor Sekuritas, Ahmad Mikail dalam Webinar Perubahan Ekonomi Indonesia di Tahun 2024 oleh Indonesia Investment Education, Sabtu (13/01/2024).
Selain itu, dia mengatakan, partai politik memberikan sumbangan berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti makanan dan minuman, yang tentunya dapat meningkatkan konsumsi domestik. “Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh 5,2%-5,4% pada kuartal IV 2024. Ditambah lagi ada pemotongan tingkat suku bunga dari BI,” paparnya.
Baca Juga
Masinton PDIP Akui Kubu Ganjar dan Anies Jalin Komunikasi soal Koalisi
Di sisi lain, berdasarkan survei beberapa institusi lembaga, seperti Litbang Kompas, CSIS, LSI Denny JA. mengatakan bahwa pemilihan umum Presiden Republik Indonesia akan berlangsung dalam dua putaran.
“Karena orang sudah bisa menebak arah kebijakan yang diambil oleh presiden berikutnya selama 5 tahun ke depan. Uncertainty-nya kelihatannya tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

