Seluruh Segmen Bisnis Tumbuh, Begini Prospek Saham AKR Corporindo (AKRA)
JAKARTA, investortrust.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memiliki prospek atraktif didukung sejumlah faktor penjualan lahan industri, segmen bisnis bahan bakar minyak (BBM) dan distribusi kimia, serta neraca keuangan kuat.
Analis Sucor Sekuritas Christofer Kojongian mengatakan, saham AKR Corporindo (AKRA) layak direkomendasikan beli didukung sejumlah faktor. Di antaranya, lompatan penjualan luas lahan industri yang berimbas terhadap peningkatan margin keuntungan dan pendapatan berkelanjutan.
“Perseroan juga didukung segmen bisnis distribusi BBM dan bahan kimian dengan target rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 12% dalam lima tahun mendatang,” tulisnya dalamr riset tersebut.
Baca Juga
Agresif! Arthakencana Kembali Tambah Saham AKR Corporindo (AKRA)
Perseroan juga didukung neraca keuangan kuat yang bisa mendukung ekspansi lebih lanjut dan membuat rasio dividen tetap kuat berkisar 60% dari total perolehan laba bersih.
Terkait penjualan lahan industry, dia mengatakan, diperkirakan berkontribusi sebanyak 28,7% terhadap laba kotor perseroan tahun 2023. Pertumbuhan peningkatan laba kotor segmen lahan industry diperkirakan mencapai 10,2% tahun 2023-2029.
Sedangkan bisnis distribusi BBM dan bahan kimia, dia mengatakan, diprediksi menghasilkan laba kotor senilai Rp 3,3 triliun tahun 2024 dan diharapkan kembali meningkat menjadi Rp 3,5 triliun tahun 2025.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 278 Miliar, AKR Corporindo (AKRA) Tambah Modal Dua Anak Usaha Ini
Sejumlah faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham AKRA dengan target harga Rp 2.000 per saham.
Sucor Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih menjadi Rp 2,82 triliun pada 2024, dibandingkan perkiraan tahun lalu Rp 2,52 triliun. Begitu juga dengan pendapatan diproyeksikan meningkat menjadi Rp 41,35 triliun, dibandingkan perkiraan tahun 2023 senilai Rp 42,24 triliun.
Sebelumnya, PT Arthakencana Rayatama selaku pengendali kembali menambah saham di PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan membeli sebanyak 11,27 juta. Nilai transaksi lebih dari Rp 18 miliar.
Direktur dan Corsec AKRA Suresh Vembu mengatakan, Arthakencana menambah kepemilikan secara bertahap, yaitu membeli sebanyak 2,52 juta saham AKRA pada 16 Februari, sebanyak 2,19 juta saham AKRA pada 19 Februari, sebanyak 300 ribu saham pada 20 Februari.
Baca Juga
Memasuki 2024, Begini Prospek dan Target Saham AKR Corporindo (AKRA)
Arthakencana kembali memborong sebanyak 758 ribu saham AKRA pada 21 Februari, sebanyak 5 juta saham pada 22 Februari, dan sebanyak 500 ribu saham pada 22 Februari. Seluruh saham tersebut dibeli dengan harga beragam.
“Pembelian saham tersebut berimbas terhadap peningkatan kepemilikan Arthakencana dari semula 60,482% menjadi 60,538%. Sedangkan penambahan saham bertujuan untuk investasi,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, akhir pekan ini.
Berdasarkan data BEI, Arthakencana telah menambah telah menaikkan kepemilikan saham di AKRA dari akhir Januari 2023 mencapai 59,6% menjadi 60,538% pada data registrasi pemegang saham akhir Februari 2024.
Estimasi Kinerja Keuangan AKRA
Sumber: Sucor Sekuritas

