Net Buy Rp 764,7 Miliar, Asing Tetap Borong Saham Bank Ini di Tengah Koreksi IHSG
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mempertahankan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 764,71 miliar di seluruh pasar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/1/2023), anjlok sebanyak 67,04 poin (0,91%) menjadi 7.283,58.
Net buy saham terbanyak kembali melanda saham banka papan atas ini, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 303,39 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 165,40 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 91,01 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 87,92 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 82,13 miliar.
Baca Juga
Listing Besok, Saham Sinergi Multi (SMLE) Masuk Efek Syariah
Sebaliknya lima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak oleh pemodal asing, yaitu saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 53,37 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 51,81 miliar, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 33,42 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 29,21 miliar, dan PT Gajah Tunggal Tbk (GTJL) Rp 17,95 miliar.
Terkait penurunan IHSG hari ini dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,18%, saham sektor infrastruktur 0,90%, sektor transportasi 0,66%, consumer non primer 0,77%, dan sektor teknologi 0,64%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti 0,51%, sektor kesehatan 0,22%, sektor keuangan 0,08%, dan sektor consumer primer 0,07%.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo Pangestu Berguguran Picu IHSG Terperosok
Meski IHSG terkoreksi, kedua saham ini justru berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 245 (25%) menjadi Rp 1.225 dan saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (SGAS) naik Rp 84 (24,85%) menjadi Rp 422.
Penguatan juga melanda saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) menguat Rp 23 (26,444%) menjadi Rp 110, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) naik Rp 165 (23,40%) menjadi Rp 870, dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) menguat Rp 105 (16,94%) menjadi Rp 725.

