Net Buy Saham Rp 424,79 Miliar di Tengah Pelemahan IHSG, Asing Borong AMMN hingga COIN
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 424,79 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/8/2025), kembali ditutup turun sebanyak 31,87 poin (0,40%) menjadi 7.858,85 dengan nilai transaksi Rp 12,84 triliun. Penurunan dipicu pelemahan sejumlah saham big cap, seperti DSSA dan DCII.
Net buy terbanyak melanda saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 228,97 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 100,53 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 89,67 miliar, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) sebanyak 86,55 miliar, dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 67,60 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan torehan penjualan bersih terbanyak, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 86,18 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 66,61 miliar, PT Sarana Tbk (SMIL) Rp 42,98 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 41,94 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 37,50 miliar.
Sektor utama penekan indeks datang dari pelemahan saham sektor energi, material dasasr, konsumer non primer, kesehatan, dan keuangan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, konsumer primer, dan properti.
Meski IHSG melorot, beberapa saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) naik 35% menjadi Rp 108, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) sebanyak 34,78% menjadi Rp 248 dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik 24,56% menjadi Rp 1.065.
ARA juga melanda saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.910, PT Hotel Fitria International Tbk (FITT) naik 24,67% menjadi Rp 374, dan PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) naik 24,27% menjadi Rp 640.
Baca Juga
Perkuat Domestik, Bahlil Alihkan Sebagian Ekspor Gas untuk Jabar dan Sumatra
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham MFIN sebanyak 14,93% menjadi Rp 1.595, BBLD melemah 14,22% menjadi Rp 965, POLU turun 13,54% menjadi Rp 7.025, DFAM melemah 12,50% menjadi Rp 63, ARTA melemah 11,32% menjadi Rp 3.370, dan CNKO turun 10% menjadi Rp 90.
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 53,1 poin (0,61%) menjadi 7.890 akibat kejatuhan saham big cap, seperti DSSA, BREN, dan DCII. Namun pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 681,27 miliar ditopang CUAN mencapai Rp 136,76 miliar, BBCA Rp 130,23 miliar, dan AMMN Rp 116,61 miliar.

