Pangsa Pasar Ethereum Mendekati Level Terendah Dalam Sejarah. Harga Ethereum Berisiko Turun ke US$ 1.100?
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Ethereum (ETH) sangat dekat untuk mencapai titik terendah sepanjang masa karena pola grafik bearish klasik mengisyaratkan koreksi yang lebih dalam menuju US$ 1.100. Menilik data Coinmarketcap, Rabu (16/4/2025) pukul 05.50 WIB ini, harga ETH tengah terpantau berada di US$ 1.591 atau turun 1,89% dalam 24 jam terakhir. Namun dalam sepekan telah menguat 9,26%.
Pada tanggal 9 April, dominasi pasar Ethereum atau ukuran pangsa Ether dari keseluruhan kapitalisasi pasar kripto, mencapai titik terendah multitahun baru sebesar 7,18%, menurut data Cointelegraph Markets Pro dan TradingView. Nilai ini hanya sedikit di atas titik terendah sepanjang masa sebesar 7,09% yang dicapai pada bulan September 2019.
"Dominasi Ethereum sangat dekat untuk mencatat titik terendah sepanjang masa baru. Dominasi Ethereum perlu mempertahankan area hijau ini untuk memposisikan dirinya agar menjadi lebih dominan di pasar selama beberapa bulan mendatang," kata analis kripto populer Rekt Capital dilansir dari Cointelegraph, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga
Pangsa pasar Ethereum kini berada pada nilai terendah sejak 2019-2020. Sementara itu, pesaing terdekat Ether dalam hal kapitalisasi pasar, XRP US$ 2,10, telah mengalami peningkatan dominasinya lebih dari 200% dalam jangka waktu yang sama. Token pesaing lapis-1 teratasnya, BNB Chain US$ 585,81 dan Solana US$ 126,84, juga mengalami peningkatan 40% dan 344% dalam dominasi pasar mereka sejak 2023.
Beberapa alasan untuk kinerja yang mengecewakan ini termasuk permintaan institusional yang lemah yang dibuktikan dengan arus ETF yang negatif, pasar derivatif yang lesu, dan meningkatnya persaingan dari blockchain lapis-1 lainnya. Masalah yang lebih besar bagi Ethereum juga dapat ditemukan ketika menganalisis total nilai terkunci (TVL) dari blockchain yang bersaing. Meskipun Ethereum tetap menjadi pemimpin dengan dominasi pasar sebesar 51,7%, metrik ini telah menurun dari 61,2% pada Februari 2024. Sebagai perbandingan, dominasi Solana dalam hal TVL telah meningkat sebesar 172% selama periode yang sama.
Harga Ethereum atau pasangan perdagangan ETH/USD, diperkirakan akan melanjutkan momentum bearish yang berlaku meskipun pulih dari posisi terendah baru-baru ini karena pola grafik klasik (bearish) muncul.
Baca Juga
Ethereum Masih Dalam Tekanan, Bitcoin Berjuang Keras Bangkit
Pergerakan harga Ethereum selama tiga minggu terakhir menggambarkan kemungkinan pola bear flag pada grafik harian. Penutupan candlestick harian di bawah batas bawah flag pada US$ 1.600 akan menandakan dimulainya pergerakan turun yang besar. Ketinggian flag pole menetapkan target, menempatkan target penurunan harga potensial Ethereum pada US$ 1.100 atau penurunan lebih dari 35% dari harga saat ini.
Sementara itu, satu indikator utama yang perlu diperhatikan adalah indeks kekuatan relatif atau RSI yang masih di bawah angka 50, yang menunjukkan bahwa tren pasar masih cenderung menurun.

