OJK: Sentimen Negatif Global Tekan IHSG Ytd hingga 11,67%
JAKARTA, investortrust.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 8,04% terhitung sejak awal tahun hingga akhir Maret 2025. Penurunan kembali berlanjut pada awal April ini.
Berdasarkan data BEI sejak awal tahun hingga 10 April 2025, penurunan IHSG telah mencapai 11,67%. Koreksi indeks tercatat terbesar ketiga setealah Thailand dengan pelemahan 19,02% dan Vietnam turun 13,62%.
Baca Juga
IHSG Dibuka Anjlok 100 Poin Ikut Asia, Sebaliknya Saham Emiten Prajogo Perkasa
"Di tengah sentimen terhadap kondisi perekonomian global, pasar saham domestik ditutup sebesar 3,83% month to date (mtd) pada 27 Maret 2025 ke level 6.510,62 atau year to date melemah sebesar 8,04%," kata Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner OJK secara daring Jumat, (11/4/2025).
Selain itu, Inarno menyebutkan nilai kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.126 triliun atau naik 2,27% mtd, namun sejak awal tahun (ytd) turun sebesar 9,8%. Sedangkan hingga 10 April, market cap BEI kembali turun menjadi Rp 10.654 triliun.
Sementara itu, aksi jual investor asing (non-resident) mencatatkan mencapai Rp 8,02 triliun sepanjang Maret 2025 dan net sales sejak awal tahun hingga akhir Maret Rp 29,92 triliun dan nilainya bertambah menjadi Rp 35,64 triliun hingga 10 April 2025.
Baca Juga
Di Tengah Ketidakpastian, Danareksa Sekuritas Sarankan Investor Pegang 5 Saham Ini
"Sebagai tambahan informasi, sejak pembukaan pasar saham pasca libur Lebaran pada tanggal 8 April 2025, IHSG day to day mengalami penurunan sebesar 7,9%, dari 6.510 ke level 5.996. Dan sempat mengalami trading halt selama 30 menit pada pukul 09.00 WIB dan kembali dibuka pada pukul 9.30 WIB," terangnya.
Namun demikian, Inarno berujar tekanan pasar saham sedikit berkurang pada 9 April 2025, di mana day to date mencatatkan 0,47% atau ke level 5.967. Penguatan tersebut membuat penurunan IHSG year to date (ytd) berkurang.

