IHSG Cenderung Volatile, Cek Agenda Ekonomi Penting Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diperkirakan bergerak volatile sepanjang pekan ini, periode 13-17 November 2023.
Berderet sentimen eksternal skala global dan domestik akan memengaruhi gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dari Amerika Serikat pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi, data penjualan retail & data perizinan bangunan periode Oktober.
Sedangkan di dalam negeri, ada agenda rilis data Neraca Perdagangan Indonesia/NPI (ekspor & impor), pada Rabu (15/11/2023). Menurut konsensus, surplus NPI diperkirakan akan turun ke level US$ 3,3 miliar pada bulan Oktober 2023.
Baca Juga
Analis PT KB Valbury Sekuritas Andrian Alamsyah, mengatakan, secara teknikal, untuk pekan ini, IHSG masih akan kesulitan untuk bertahan di atas EMA200, sebagai target resistance atau di level 6.857.
‘’Support IHSG saat ini terdekat pada level 6.740-6,780,” papar Andrian dalam riset mingguan yang dikutip, Senin (13/11/2023).
Pekan lalu, IHSG tercatat menguat 0,30% dibanding pekan sebelumnya. Berbagai sentimen dari dalam maupun luar negeri mewarnai pergerakan IHSG dalam sepekan.
Dari dalam negeri, pergerakan IHSG turut dipengaruhi rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal III, yang tumbuh 4,94% yoy, angka ini sedikit melambat dari kuartal sebelumnya yakni sebesar 5,17% yoy.
Baca Juga
Saham Berjangka Wall Street Melemah Setelah Moody's Turunkan Prospek Peringkat Kredit AS
Kemudian, cadangan devisa Indonesia periode Oktober turun 1,33% dengan nilai US$ 133,1 miliar dibanding periode September yang sebesar US$ 134,9 miliar. Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) periode Oktober mencatat kenaikan ke 124,3 dari 121,7 pada periode sebelumnya.
Dari eksternal, China kembali mengalami deflasi sebesar 0,2% pada bulan Oktober, surplus neraca perdagangan China juga mengalami penurunan, dari sisi aktivitas impor meningkat dibanding aktivitas ekspor.
Selanjutnya, komentar pejabat The Fed, termasuk Jerome Powell pada Kamis (9/11/2023), terkait arah suku bunga untuk mengendalikan laju inflasi juga turut membayangi pergerakan IHSG pekan lalu.

