Simak! 4 Agenda Ekonomi Penting Minggu Ini yang Bakal Menentukan Nasib Pasar Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Seiring berjalannya minggu ini, pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual yang cukup signifikan. Para pengamat pasar kini mulai mengalihkan perhatian ke sejumlah acara kripto mendatang yang berpotensi memengaruhi sentimen investor.
Pasar mata uang kripto mengalami penurunan sebesar 1,38% pada 26 Januari, yang dipicu oleh aksi jual paksa dan meningkatnya masalah makroekonomi. Tren mingguan menunjukkan penurunan selama tujuh hari sebesar 6,7%.
Harga Bitcoin (BTC) jatuh di bawah US$ 88.000, sementara Ethereum (ETH) turun ke bawah US$ 2.900. Kripto utama lainnya seperti XRP (XRP), SOL, DOGE, dan Cardano (ADA) juga mengalami koreksi. Melansir dari Pintu, Selasa (27/1/2026), perkembangan ini bisa menjadi sinyal awal dari pembalikan tren ke arah bullish, atau justru pertanda adanya volatilitas lanjutan seiring investor mengevaluasi ekspektasi jangka pendek.
Di sisi lain, minggu ini dipenuhi oleh sejumlah perkembangan penting yang berpotensi menentukan arah selanjutnya dari pasar kripto. Langkah kebijakan Federal Reserve, legislasi di Amerika Serikat, serta laporan pendapatan perusahaan besar akan menjadi sorotan utama, yang berarti volatilitas pasar kemungkinan akan meningkat secara signifikan.
Baca Juga
Jepang Siapkan Kerangka Regulasi ETF Kripto, Implementasi di 2028
Berikut ini adalah tinjauan mendalam dari hari Senin hingga Jumat, dengan sorotan terhadap acara-acara kripto utama yang patut diperhatikan. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
1. Laporan PDB dan Berita Tarif Mengguncang Pasar
Laporan utama di awal minggu ini adalah data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat untuk kuartal pertama tahun 2025, yang dirilis pada Senin pagi. Para ekonom memprediksi pertumbuhan sebesar 94%, dan hasilnya positif, menandakan bahwa perekonomian berhasil menghindari perlambatan.
Sebanyak 68% analis memprediksi lonjakan ekonomi yang dipimpin oleh Trump, sementara kemungkinan resesi berada di angka 24%. Berdasarkan data dari Polymarket, 85% percaya bahwa setidaknya satu ekonomi besar akan mengalami resesi sebelum tahun 2027.
Pasar juga bereaksi terhadap usulan tarif 100% oleh Kanada terhadap barang-barang asal Amerika Serikat. Perkembangan ini meningkatkan ketegangan perdagangan dan menambah beban pada pasar kripto yang sudah rapuh.
2. The Fed Suntikkan US$ 8,3 Miliar ke Pasar
Pada hari Selasa, Federal Reserve dijadwalkan menyuntikkan dana sebesar US$ 8,3 miliar ke dalam perekonomian pada pukul 09.00 waktu ET. Ini merupakan tahap ketiga dari program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) senilai US$ 53 miliar.
Langkah ini dianggap sebagai aksi agresif dalam pembelian aset saham dan digital, menjadikannya salah satu peristiwa kripto paling penting yang patut dipantau minggu ini. Di saat yang sama, laporan kepercayaan konsumen untuk bulan Januari juga akan dirilis, yang akan memberikan gambaran mengenai suasana hati rumah tangga dan proyeksi pengeluaran mereka.
Baca Juga
Perbedaan Sikap AS dan Eropa Warnai Isu Kripto di World Economic Forum 2026
3. Rapat Kebijakan Federal Reserve Pertama di Januari 2026
Hari Rabu bisa menjadi momen krusial bagi pasar kripto. Pada pukul 14.00 waktu ET, The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga terbarunya. Pasar hampir sepenuhnya yakin bahwa tidak akan ada perubahan, dengan kemungkinan suku bunga tetap di kisaran 3,50% hingga 3,75% mencapai lebih dari 95%.
Pernyataan resmi FOMC dan konferensi pers Ketua The Fed, Jerome Powell, yang akan berlangsung pukul 14.30 ET, bisa memberikan petunjuk arah mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa depan. Selain itu, laporan pendapatan dari raksasa teknologi seperti Microsoft, Meta, dan Tesla juga dapat memengaruhi sentimen investor secara signifikan.
4. Kamis dan Jumat: Laporan Apple, Data Inflasi, dan Ancaman Government Shutdown
Hari Kamis akan menjadi sorotan dengan dirilisnya laporan pendapatan Apple, serta neraca keuangan yang direvisi di AS. Minggu kemudian ditutup pada hari Jumat dengan angka inflasi PPI untuk bulan Desember dan pidato dari salah satu pejabat FOMC.
Untuk menambah tekanan pasar, terdapat peluang sebesar 75%–80% bahwa pemerintahan AS akan mengalami shutdown (penutupan pemerintahan). Pendanaan ICE dan konflik terkait imigrasi telah memblokir proses anggaran, sehingga meninggalkan ketidakpastian di pasar keuangan.
Ada beberapa peristiwa kripto penting yang layak diperhatikan, dan investor harus bersiap menghadapi volatilitas yang tinggi. Setiap perkembangan bisa saja menjadi pemicu kebangkitan atau justru menyebabkan kerugian lebih lanjut di pasar mata uang kripto.

