Pyridam Farma (PYFA) Berbalik Rugi Rp 85,22 Miliar Tahun 2023
JAKARTA, investortrust.id – Emiten sektor farmasi, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 85,22 miliar pada tahun buku 2023.
Catatan kinerja tersebut mengalami pembalikan dibanding periode yang sama tahun buku 2022. yang mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 275,24 miliar.
Posisi rugi yang dibukukan membuat Perseroan mencatat rugi per saham dasar sebesar Rp 159,27. Berbanding terbalik dari periode yang sama tahun 2022 yang mencatatkan laba per saham dasar sebesar Rp 514,39.
Baca Juga
Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip, Jumat (15/3) disebutkan, penurunan bottom line Perseroan sejalan dengan perlambatan penjualan menjadi Rp 702,06 miliar tahun 2023, turun 1,81% secara year on year (yoy) menjadi Rp 715,42 miliar.
Sementara beban pokok penjualan turun menjadi Rp 406,75 miliar dari Rp 464,58 miliar. Alhasil laba kotor yang dibukukan Perseroan mencapai Rp 295,31 miliar pada tahun buku 2023, naik dari Rp 250,84 miliar pada tahun 2022.
Selain kenaikan beban penjualan dan pemasaran, maupun beban administrasi, factor utama penurunan laba Perseroan tahun 2023 karena turunnya pendapatan lain-lain menjadi hanya sebesar Rp 9,58 miliar di tahun 2023. Padahal pada tahun sebelumnya pada pos ini Perseroan mencatat angka sebesar Rp 380,99 miliar.
Baca Juga
IHSG Hari Ini Potensi Melemah, Simak Rekomendasi Saham ASII, MEDC, dan BBTN
Sementara dari sisi neraca, Perseroan mencatatkan total asset menjadi sebesar Rp 1,52 triliun per 31 Desember 2023. Jumlah tersebut stagnan atau sama seperti tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp 1,52 triliun.
Pada tahun buku 2023 total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp 1,16 triliun, sedikit meningkat disbanding periode yang sama tahun 2022 yang tercatat Rp 1,07 triliun.
Sedangkan posisi ekuitas mengalami penurunan menjadi Rp 357,83 miliar per 31 Desember 2023 dari Rp 442,12 miliar pada 31 Desember 2022.

