Investor Asing Akhirnya Catat Net Buy Rp 214,64 Miliar, Saham Bank Ini mulai Dikoleksi
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham bernilai Rp 214,64 miliar setelah behari-hari dilanda penjualan bersih. Net buy ini sejalan dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/3/2025), sebanyak 1,21% menjadi 6.235.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 338,42 miliar, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) Rp 261,77 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 69,22 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 51,14 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 42,50 miliar.
Sebaliknya lima saham denagn torehan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 279,55 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI Rp 86,88 miliar, PT Bank Negara Indonesia TbK (BBNI) Rp 85,66 miliar, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) Rp 72,15 miliar, dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) Rp 49,88 miliar.
Baca Juga
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang kenaikan saham sektor bank, khususnya bank BUMN. Di antaranya, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 12,32% menjadi Rp 2.370, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 6,28% menjadi Rp 4.740, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 5,25% menjadi Rp 3.800.
Lompatan juga melanda saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebanyak 4,46% menjadi Rp 820 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 4,84% menjadi Rp 3.900. Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai emiten market cap terbesar di BEI menguat 1,26% menjadi Rp 8.050.
Sedangkan saham emiten Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama penguatan indeks sepanjang hari ini setelah saham BREN anjlok 5,96% menjadi Rp 5.125, TPIA rontok 4,24% menjadi Rp 6.775, CUAN melemah 1,98% menjadi Rp 6.175, dan BRPT turun 1,53% menjadi Rp 645.
Secara sectoral, penguatan indeks ditopang kenaikan saham sektor keuangan 2,93%, sektor kesehatan 2,11%, sektor material dasar 1,16%, sektor property 0,76%, sektor transportasi 1,06%. Sebaliknya saham sektor teknologi turun.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Tebar Dividen Rp 43,51 Triliun dan Setujui Buyback Saham Rp 1,17 Triliun
Di tengah penguatan indeks tersebut, saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) berhasil cetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,09% menjadi Rp 236 dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 19,84% menjadi Rp 7.400. Kenaikan juga melanda saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) naik 26% menjadi Rp 189, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik 14,43% menjadi Rp 111.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam pagi ini dicatatkan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS), PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI), PT Techno9 Indoensia Tbk (NINE), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).

