Asing Lanjut Net Sell Rp 295,93 miliar, tapi Dua Saham Bank Ini Mulai Dikoleksi
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 295,93 miliar, meskinpun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/10/2024), ditutup menguat 39,06 poin (0,52%) menjadi 7.559,66.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,57 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 144,36 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 65,16 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 58,57 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 36,98 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) saham, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 84,55 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp 75,69 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 54,42 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 36,46 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 34,38 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 1,74%, sektor energi 1,04%, sektor consumer non primer 0,89%, sektor teknologi 0,99%, sektor keuangan 0,44%, dan sektor consumer primer 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur, sektor industry, sektor kesehatan, dan sektor transportasi.
Sejalan dengan penguatan IHSG hari ini, dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Carsurin Tbk (SRCN) sebanyak 34,31% menjadi Rp 137 dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 34,67% menjadi Rp 101.
Baca Juga
Komitmen Dorong Ekonomi Biru, Bank Mandiri dan KKP Perkuat Sinergi
Penguatan juga melanda saham saham PT Champ Resto Indonesia tbk (ENAK) naik 18,81% menjadi Rp 600, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 17,65% menjadi Rp 800, dan PT WIR Asia Tbk (WIRG) naik 14,29% menjadi Rp 112.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Inter Delta Tbk (INTD), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), dan PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN).

