Investor Asing Akhirnya Net Buy Rp 1,14 Triliun, Saham Bank Ini Mulai Dikoleksi
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) Rp 1,14 triliun di seluruh pasar setelah berminggu-minggu dilandak aksi jual. Net buy terjadi saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/6/2024), ditutup naik 60,66 poin (0,89%) menjadi 6.879,98.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 555,96 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 372,72 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 113,72 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 72,09 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 70,92 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham yang mencatatkan penjualan (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 113,64 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 110,34 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 46,14 miliar, PT Baya Resources Tbk (BYAN) Rp 41,23 miliar, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 38,94 miliar.
Terkait kenaikan indeks hari ini ditopang penguatan saham-saham berkapitalisasi pasar besar, khususnya saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu dan saham emiten empat bank papan atas.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham BEI, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat Rp 650 (7,69%) menjadi Rp 9.100 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik tipis Rp 25 (0,29%) menjadi Rp 8.625.
Baca Juga
Bakrie & Brothers (BNBR) Akan Kuasi Reorganisasi Berkat Kinerja Positif 3 Tahun Beruntun
Lompatan harga juga ditopang saham empat bank papan atas ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp 170 (3,98%) menjadi Rp 4.440, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp 175 (2,94%) menjadi Rp 6.125, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat Rp 140 (3,18%) menjadi Rp 4.540, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat Rp 175 (1,86%) menjadi Rp 9.600.
Sebaliknya penahan lompatan indeks hari ini datang dari penurunan drastic saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencapai Rp 775 (6,58%) menjadi Rp 11.000 dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terhempas Rp 2.625 (14,75%) menjadi Rp 15.175.
Secara sectoral, saham sektor infrastruktur 2,84%, sektor keuangan menguat 1,78%, sektor transportasi 1,73%, sektor kesehatan 1,41%, dan sektor teknologi 0,65%.
Grafik IHSG

