Penjualan Turun, Indo Rama (INDR) Berbalik Merugi
JAKARTA, investortrust.id – PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) berbalik mencatatkan rugi tahun berjalan senilai US$ 40,81 juta pada 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba tahun berjalan US$ 42,53 juta.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 1,5 Triliun
Manajemen INDR dalam publikasi laporan keuangan di Jakarta, Jumat (23/2/2024), menyebutkan rugi tersebut dipengaruhi atas penurunan pendapatan perseroan dari US$ 936,14 juta menjadi US$ 785,59 juta.
Penurunan tersebut memicu perseroan menjadi rugi kotor US$ 21,11 juta pada 2023, dibandingkan realisasi tahun 2022 dengan laba kotor senilai US$ 80,81 juta. Perseroan juga mencatatkan rugi sebelum pajak senilai US$ 51,09 juta tahun lalu.
Baca Juga
Indo-Rama juga mencatatkan penurunan total aset menjadi US$ 821,10 juta sepanjang tahun lalu, dibandingkan akhir 2022 senilai US$ 869,80 juta. Sedangkan total liabilitas naik tipis dari US$ 404,64 juta menjadi US$ 405,93 juta.

