Perusahaan Real Estat Terbesar di Jepang Terima Pembayaran Pakai XRP, SOL, DOGE
JAKARTA, investortrust.id - Open House Group Co Ltd, salah satu perusahaan real estat terbesar di Jepang yang terdaftar di Bursa Efek Tokyo, kini menerima XRP, Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) sebagai alat pembayaran. Dengan langkah ini, Open House menambah daftar mata uang kripto yang diterima setelah sebelumnya hanya mendukung Bitcoin dan Ethereum.
Keputusan ini diumumkan melalui siaran pers perusahaan dan dikonfirmasi oleh Emi Yoshikawa, mantan Wakil Presiden Ripple, dalam unggahan di media sosial. Ia menyoroti bahwa langkah ini merupakan pencapaian besar bagi industri kripto, terutama dalam sektor transaksi bernilai tinggi.
Dalam upaya mempermudah pembelian properti bagi pelanggan global, Open House Global situs portal perusahaan kini menyediakan informasi pembayaran kripto serta dukungan multibahasa untuk pertanyaan pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi investor internasional dalam kepemilikan properti di Jepang.
Baca Juga
The Fed Tahan Suku Bunga, Harga Bitcoin Naik 5% dan XRP Terbang hingga 11%
Dengan keputusan ini, Open House menetapkan preseden baru bagi penggunaan kripto dalam transaksi bernilai tinggi di Jepang. Dilansir dari U Today, Minggu (23/3/2025) langkah ini juga berpotensi mendorong lebih banyak perusahaan untuk mengadopsi mata uang digital sebagai opsi pembayaran yang sah.
XRP saat ini merupakan mata uang kripto terbesar keempat dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 138,42 miliar dan harga US$ 2,38. Sementara itu, Solana (SOL) menempati posisi keenam dengan kapitalisasi pasar US$ 66,1 miliar dan harga US$ 130, serta Dogecoin (DOGE) berada di peringkat kedelapan dengan kapitalisasi pasar US$ 24,9 miliar dan harga US$ 0,168.
Baca Juga
Trump Resmi Rilis Memecoin, Harga Solana Pecah Rekor Tertinggi
Sejak 2022, Open House Group telah menjajaki penerapan mata uang kripto dan blockchain dalam operasi bisnis, termasuk mensponsori kelompok riset mengenai Lightning Network Bitcoin. Yokiko Nishimura, yang bertanggung jawab atas inisiatif ini, telah menjadi yang terdepan dalam mendirikan asosiasi industri untuk lembaga keuangan domestik dan bursa mata uang kripto sejak 2015, dengan mengkaji potensi mata uang kripto dan blockchain dalam keuangan dan pembayaran.
Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menerima mata uang kripto sebagai alat pembayaran, industri ini terus menunjukkan pertumbuhan dan relevansinya dalam ekosistem keuangan global.

