Pertemuan Prabowo dengan Pelaku Pasar Modal Digelar Setelah Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan bertemu dengan pelaku pasar modal setelah Lebaran 2025. Hal itu diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
"Nanti sehabis lebaran itu nanti," kata Airlangga.
Baca Juga
IHSG Anjlok, Luhut Sebut Prabowo Bakal Bertemu dengan Pelaku Pasar
Pertemuan Prabowo dengan pelaku pasar modal ini terkait dengan gejolak pasar saham beberapa waktu lalu. Diketahui, indeks harga slaham gabungan (IHSG) sempat merosot hingga menyentuh 7,11% ke level 6.011 pada sesi I, Selasa (18/3/2025).
Bahkan, perdagangan saham harus terkena penghentian sementara (trading halt) selama 30 menit akibat penurunan lebih dari 5%.
Airlangga mengatakan, Prabowo tidak hanya bertemu dengan para investor bursa saham. Prabowo juga akan bertemu kelompok masyarakat lain, seperti rektor. Pertemuan ini untuk menjelaskan kebijakan pemerintah.
"Pertemuan tidak hanya investor tapi dengan kelompok-kelompok seperti rektor dan lain-lain," katanya.
Airlangga belum membeberkan lebih detail mengenai rencana pertemuan itu. Termasuk saat dikonfirmasi lokasi pertemuan digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau di Istana Kepresidenan.
"Itu belum tahu nanti. Habis lebaran saja. lebaran saja dulu," katanya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan bertemu para pelaku pasar saham.
"Nanti Presiden akan bertemu dengan investor market," kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Meski demikian, Luhut belum mengetahui secara pasti kapan dan di mana pertemuan Prabowo dengan pelaku pasar saham. Luhut mengatakan, hal itu sedang diatur oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
"Nanti lagi diatur. Pak Seskab yang atur," katanya.
Luhut mengatakan, gejolak pasar saham merupakan hal yang wajar. Apalagi, IHSG saat ini sudah menunjukkan titik balik atau rebound. IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (19/3/2025) diketahui ditutup rebound signifikan sebanyak 88,27 poin (1,42%) menjadi 6.311,66.
Meski demikian, Luhut mengatakan, pemerintah akan terus mencermati pergerakan pasar saham.
"Ya ada saja bisa terjadi peristiwa sejenis, tetapi saya pikir hari ini rebound. Kita awasi lah dengan cermat ke depan semua," katanya.
Baca Juga
Prabowo: Harga Saham Boleh Naik Turun, Pangan Aman Negara Aman
Dikatakan Luhut, Prabowo telah menyampaikan akan tetap berhati-hati dalam menentukan kebijakan fiskal dengan menghitung secara cermat dan baik.
"Presiden tetap akan hati-hati masalah disiplin fiskal dan betul-betul dihitung dengan baik," katanya.

