Pelaku Industri Pasar Modal Minta Prabowo Perbanyak Kelas Menengah
JAKARTA, investortrust.id - Pelaku industri pasar modal memiliki harapan tersendiri kepada pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Harapan itu datang dari Chief Investment Officer PT Simpan Asset Management (Simpan AM), Armand Marthias.
Menurut Armand, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% Prabowo mesti memperkuat perekonomian domestik dengan memperbanyak lapisan kelas menengah. Meski demikian, dia memuji transisi kepemimpinan pemerintahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo yang dinilai resilience.
Baca Juga
DJP Ungkap Kontribusi Kelas Menengah terhadap Penerimaan Pajak 15,7%, Turun atau Naik?
Armand mengingatkan saat ini penopang produk domestik bruto (PDB) Indonesia terbesar adalah dari konsumsi rumah tangga yang didominasi oleh kelas menengah. Dia berharap pemerintahan ke depan dapat memperkuat struktur kelas menengah, baik dalam 3 sampai 5 tahun ke depan.
"Jadi memang konsekuensi kita besar sekali untuk penopang (PDB) Indonesia, kalau saja kemudian pemerintah bisa, harapan kita sebenarnya itu ada rising middle class," kata Armand kepada Investortrust, ditemui di Jakarta, Kamis (24/10/2024) usai menerima penghargaan dalam ajang Investment Manager Awards (IMA) 2024.
Baca Juga
Kelas Menengah Turun, Majoris AM Sebut Masyarakat yang Investasi Reksadana Masih 'Ngegas'
Direktur Simpan AM itu membeberkan, sejumlah langkah dapat dilakukan oleh Prabowo untuk dapat mewujudkan meningkatnya kelas menengah hingga pertumbuhan ekonomi di angka 8%. Di antaranya seperti optimalisasi birokrasi hingga kebijakan-kebijakan tepat sasaran. Dia optimistis capaian ini akan terwujud di era Prabowo, mengingat struktur ekonomi domestik yang dikenal resilience terhadap berbagai tantangan.
"Indonesia tuh alhamdulillah baik-baik saja. Ketika dunia gonjang-ganjing dan sebagainya, Indonesia alhamdulillah bisa melalui dengan baik-baik saja," sebut dia.

