IHSG Cenderung Konsolidasi Hari Ini dengan Saham Pilihan SMIL dan SIDO
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3/2025), diprediksi bergerak di area konsolidasi support 6.222 hingga resistance 6.463.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara trend, IHSG masih berada dalam area trend bearish, meski telah berhasil catatkan penguatan dua hari terakhir.
Baca Juga
Pasar Eropa Melemah Dibayangi Ketidakpastian Ekonomi Global, Saham Thyssenkrupp Anjlok 4%
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti penurunan Dow Jones sebanyak 0,027%, S&P500 melemah 0,22%, dan Nasdaq turun 0,33%.
Di tengah pegerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham SIDO senilai Rp 600-615 dan SMIL dengan target harga Rp 615-620. Sebaliknya pelemahan melanda saham ISAT dan MIKA.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 70,01 poin (1,11%) menjadi 6.381,67 dan pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 499,36 miliar. Net sell terbanyak kembali melanda empat bank saham bank besar.
Terkait penguatan indeks kemarin ditopang atas kenaikan pesat saham big cap, yaitu dua emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA melesat 15,10% menjadi Rp 7.050 dan BREN melesat 5,66% menjadi Rp 5.600. Penguatan juga ditopang lompatan saham data center DCII sebanyak 19,99% menjadi Rp 166.725 dan AMMN menguat 9,17% menjadi Rp 6.250.
Baca Juga
Bahlil Ungkap Royalti Emas dan Nikel Akan Naik 1,5% hingga 3%
Secara sectoral, saham sektor teknologi catatkan kenaikan paling pesat mencapai 9,84%, disusul sektor material dasar 2,49%, sektor energi 0,85%, sektor consumer primer 0,56%, dan sektor transportasi 1,89%. Sebaliknya sektor consumer non primer, keuangan, dan kesehatan turun.
Di tengah lompatan IHSG, enam saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sanurhasa Mitra Tbk (MINA) naik 35% menjadi Rp 162, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 24,86% menjadi Rp 1.080, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 24,65% menjadi Rp 2.200, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,77% menjadi Rp 4.130.
ARA juga melanda saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,99% menjadi Rp 166.725 dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) sebanyak 20% menjadi Rp 9.900.

