Mengenaskan! Laba Timah (TINS) Terjun 98,45%
JAKARTA, Investor.id – Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk PT Timah Tbk (TINS) anjlok sebanyak 98,45% dari Rp 1,08 triliun menjadi Rp 16,27 miliar sampai semester I-2023. Penurunan laba sejalan dengan anjloknya pendapatan perseroan.
Berdasarkan publikasi laporan keuangan Timah, pendapatan perseroan amblas dari Rp 7,47 triliun menjadi Rp 4,56 triliun pada semester I-2023. Penurunan tersebut setara dengan 38,95%.
Baca Juga
Seluruh Segmen Bertumbuh, Laba Antam (ANTM) Melesat Jadi Rp 1,89 T
Hal ini membuat laba bruto perseroan terjun dari Rp 1,97 triliun pada semester I-2022 menjadi Rp 407,15 miliar hingga akhir Juni 2023. Sedangkan laba periode berjalan perseroan terjun dari Rp 1,08 triliun menjadi Rp 16,27 miliar.
Sebaliknya emiten anggota MIND ID lainnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencetak kenaikan laba periode berjalan sebanyak 24% menjadi Rp 1,89 triliun pada semester I-2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,53 triliun. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kinerja produksi dan penjualan yang lanjutkan pertumbuhan.
Antam melalui publikasi laporan keuangan menyebutkan kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan sebanyak 15,3% dari Rp 18,77 triliun menjadi Rp 21,66 triliun.
Baca Juga
Pekan Depan, BEI Kembali Normalkan ARB dan ARA Simetris Saham
Beban pokok penjualan perseroan juga naik dari Rp 14,74 triliun menjadi Rp 17,42 triliun. Alhasil, laba kotor bertumbuh menjadi Rp 4,24 triliun, dibandingkan semester I-2022 sebanyak Rp 4,02 triliun.
Manajemen perseroan menyebutkan penjualan emas menjadi penyumbang terbesar dengan proporsi 62% terhadap total pendapatan Antam. Produk ini berkontribusi Rp 13,30 triliun atau naik 8% dari capaian pada semester I-2022 sebesar Rp 12,28 triliun.

