AKR Corporindo (AKRA) Cetak Laba Bersih Rp 2,39 Triliun di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan penurunan laba bersih tahun berjalan menjadi Rp 2,39 triliun tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 3,07 triliun. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan pendapatan.
Manajemen AKRA dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025) menyebutkan, pendapatan turun dari Rp 42,08 triliun menjadi Rp 38,72 triliun tahun 2024. Penurunan tersebut memicu penurunan laba bruto dari Rp 4,47 triliun menjadi Rp 3,50 triliun.
Baca Juga
Saham AKR Corporindo (AKRA) Direkomendasikan Beli, Meski Lahan Industri di Bawah Target, Kok Bisa?
AKRA juga mencatatkan penurunan laba usaha dari semula Rp 3,56 triliun menjadi Rp 2,57 triliun. Laba sebelum pajak penghasilan melemah dari Rp 3,66 triliun menjadi Rp 2,81 triliun.
Penurunan tersebut menjadikan total laba tahun berjalan yang dapat diatribuskan kepada pemilik entitas induk turun dari Rp 2,78 triliun menjadi Rp 2,22 triliun. Sedangkan laba per saham melemah dari Rp 140,87 menjadi Rp 112,73 per saham.
Meski kinerja AKRA turun tahun 2024, PT Arthakencana selaku pengendali terpantau agresif memborong saham AKR Corporindo (AKRA) dari pasar. Sebanyak 10,22 juta saham (0,05%) dengan nilai berkisar Rp 11,25 miliar pada 30 Januari hingga 4 Februari 2025.
Pembelian dilakukan secara bertahap, yaitu sebanyak 2,51 juta saham AKRA dengan harga pelaksanaan Rp 1.118 pada 30 Januari, sebanyak 2,43 juta saham dengan harga Rp 1.110 pada 31 Januari, sebanyak 1,20 juta saham dengan harga Rp 1.092 pada 3 Februari, dan sebanyak 4,07 juta saham dengan harga Rp 1.103 pada 4 Februari.
Baca Juga
“Pembelian saham tersebut bertujuan sebagai investasi dengan kepemilikan saham langsung. Pembelian tersebut menjadikan total saham AKRA yang dimiliki Arthakencana bertambah dari 63,64% menjadi 63,69%,” tulisnya dapam penjelasan resminya di Jakarta.
Aksi beli saham AKRA dari pasar oleh Arthakencana ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Baru-baru ini, Arthakencana membeli sebanyak 3,62 juta saham AKRA atau 0,018% dari pasar pada Januari.
Sedangkan tahun lalu, Arthakencana telah merealisasikan penambahan sebanyak 3,69% dari 59,92% menjadi 63,61%. Arthakencana menggelontorkan dana ratusan miliar rupiah untuk merealisasikannya.

