Volume Transaksi Turun 45%, Bitcoin Masih Berkutik di US$ 84.000 di Akhir Pekan
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin berkisar sekitar US$ 84.000 di akhir pekan dan aktivitas perdagangan mulai mereda. Volume perdagangan 24 jam juga turun signifikan untuk Bitcoin karena hanya mengumpulkan US$ 16 miliar, turun 45% dalam 24 jam terakhir.
Karena Bitcoin bergerak perlahan maka beberapa alternative coin (altcoin) masih merasa sulit untuk menembus level resistensi utama. Namun tidak begitu dengan dua altcoin utama yakni Ethereum dan XRP yang tengah mencari terobosan untuk melonjak di atas level tertinggi minggu lalu.
Minggu (16/3/2025) subuh WIB, harga ETH telah berhasil mencapai US$ 1.900 tetapi kenaikannya di atas harga US$ 2.000 masih dipertanyakan. Demikian pula, XRP juga telah melonjak di atas US$ 2,4 tetapi turun secara signifikan dari tertinggi bulanan.
Melansir The Crypto Times, Minggu (16/3/2025) beberapa aksi harga yang menonjol hari ini termasuk kenaikan TON sebesar 20% menyusul kepindahan pendiri Telegram Pavel Durov ke Dubai karena otoritas Perancis kini mengizinkannya meninggalkan negara itu. Selain itu, CAKE dan ATOM juga telah naik lebih dari 11% dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu melansir Times Tabloid, John Squire, pemimpin opini utama dalam bidang mata uang kripto, telah menyatakan keyakinannya terhadap potensi jangka panjang XRP. Ia memperkirakan bahwa banyak investor akan melihat ke belakang pada tahun 2030 dan menyesal tidak membeli aset tersebut pada harga saat ini. Pernyataannya muncul saat XRP, bersama dengan pasar kripto yang lebih luas, menghadapi tren penurunan yang berkepanjangan.
Baca Juga
Senator Setujui RUU Bitcoin Act: AS Jadikan BTC Cadangan Nasional
Selama beberapa bulan terakhir, harga mata uang kripto telah mengalami penurunan tajam. Sejak 20 Januari, kapitalisasi pasar global telah turun lebih dari US$ 1 triliun, dengan Bitcoin berjuang untuk bertahan di atas US$ 80.000. XRP juga mengalami kerugian yang signifikan, dengan kapitalisasi pasarnya turun dari puncaknya sebesar US$ 195 miliar pada pertengahan Januari menjadi sekitar US$ 133 miliar, turun US$ 62 miliar.
Meskipun terjadi penurunan ini, para analis tetap optimis tentang masa depan XRP dengan menunjuk pada kemajuan regulasi dan kinerjanya yang kuat pada akhir tahun 2024 sebagai indikator utama potensi pertumbuhan.
Peluang Membeli
Squire berpendapat bahwa penurunan harga XRP saat ini merupakan peluang utama bagi investor untuk mengakumulasi aset tersebut sebelum nilainya melonjak. Beberapa analis sependapat dengan pandangan ini, dengan menyatakan bahwa koreksi sering kali memungkinkan investasi jangka panjang yang strategis.
Situasi yang sebanding terjadi pada tahun 2020 selama kejatuhan pasar yang dipicu oleh pandemi Covid-19. Pada bulan Maret tahun itu, XRP anjlok ke level terendah US$ 0,1140, memberikan titik masuk bagi investor yang bersedia mengambil risiko. Mereka yang menginvestasikan US$ 50.000 pada saat itu memperoleh sekitar 438.596 token XRP. Bahkan di tengah kemerosotan pasar saat ini, investasi tersebut sekarang bernilai lebih dari US$ 1.008.771.
Baca Juga
Trump Sebut BTC, ETH, XRP, SOL, dan ADA Sebagai Cadangan Strategis AS, Pasar Kripto Ngegas
Ia yakin bahwa pergerakan harga saat ini mencerminkan skenario 2020 dan dapat menawarkan potensi keuntungan yang serupa. Namun, agar ini terwujud, XRP perlu mengalami apresiasi yang signifikan dari level harga saat ini. Pada harga US$ 2,40 per token, XRP telah meningkat sebesar 1.918% dari level terendahnya pada Maret 2020.
Jika XRP naik dengan persentase yang sama dari nilainya saat ini, secara teoritis harganya bisa mencapai US$ 46 per token. Namun, sebagian besar perkiraan harga menyajikan ekspektasi yang lebih konservatif.
Misalnya, analis pasar terkenal EGRAG telah memproyeksikan bahwa XRP bisa mencapai US$ 27, meskipun ia belum memberikan kerangka waktu tertentu untuk prediksi ini. Sementara itu, analis di bursa mata uang kripto Changelly memperkirakan bahwa token tersebut dapat diperdagangkan antara US$ 13,86 dan US$ 23,10 pada tahun 2030.
Meskipun Squire belum menawarkan target harga yang tepat, keyakinannya terhadap potensi jangka panjang token tersebut sejalan dengan sentimen pasar yang lebih luas. Banyak investor melihat penurunan saat ini sebagai peluang pembelian yang strategis, mengingat pola historis dan semakin jelasnya peraturan seputar mata uang kripto tersebut.
Kripto yang Sedang Tren Hari Ini:
TON (Toncoin)
ZRO (LayerZero)
ATOM (Cosmos)
NOT (Notcoin)
CAKE (Pancakeswap)
Peraih Keuntungan Harian Teratas:
RED (RedStone): +49%
ZRO (LayerZero): +28%
TON (Toncoin): +16%
CAKE (Pancakeswap): +15%
ATOM (Cosmos): +11%
Peraih Kerugian Harian Teratas:
LAYER (Solayer): -6%
PI (Pi Coin): -6%
IP (Story): -6%
GRASS (Grass): -5%
LINK (Chainlink): -3%
Menurut data Coinmarketcap, kapitalisasi pasar kripto global saat ini berada di angka US$ 2,67 triliun dengan volume perdagangan 24 jam sebesar US$ 52,87 miliar.

