IHSG Berlanjut di Zona Merah, Saham UANG, KICI, dan FWCT Jadi Bintang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/4/2024), lanjutkan pergerakan bearish pada perdagangan hari ini. IHSG melemah dalam rentang 12,62 poin (0,25%) menjadi 7.185,18 hingga pukul 09.48.
Pelemahan dipicu atas koreksi beberapa sektor saham, seperti saham sektor konsumer non primer, sektor infrastruktur, sektor keuangan. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi, sektor konsumer primer, dan sektor energi.
Baca Juga
Laba Indah Kiat (INKP) Terjun 52%, Tapi Pemulihan Mulai Tampak
Meski IHSG melemah, beberapa saham ini melanjutkan penguatan, seperti saham PT Pakuan Tbk (UANG) Melesat Rp 130 (24,76%) menjadi Rp 655, PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) melesat Rp 32 (20,65%) menjadi Rp 187, dan PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) melesat Rp 15 (18,07%) menjadi Rp 98.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Binta Oto Global Tbk (BOGA), PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR), dan PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA).
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 83,75 poin (1,15%) menjadi 7.205,06, bahkan penurunan indeks intraday sempat tembus nyaris 2%. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,51 triliun.
Baca Juga
Kejagung Sita Mobil Rolls Royce dan Mini Cooper Saat Geledah Rumah Harvey Moeis
Net sell terbanyak melanda saham bank, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 688,32 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 331,70 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 329,02 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 155,29 miliar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan Dow Jones mencapai 0,60%, indeks S&P500 melemah 0,20%. Sebaliknya indeks Nasdaq justru berhasil menguat 0,11%.

